| Foto | Pemerintah Kota Sabang kembali panen padi gogo di perkebunan milik warga |
Sabang.AGN – Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, mulai memberi perhatian serius pada penguatan sektor pertanian di tengah ketergantungan daerah terhadap pariwisata. Ia menilai, Sabang perlu memiliki lebih dari satu penopang ekonomi agar lebih tahan menghadapi dinamika global maupun kondisi tak terduga.
Menurutnya, selama ini sektor wisata memang menjadi andalan. Namun, kondisi itu tidak boleh membuat daerah menutup mata terhadap potensi lain yang sebenarnya cukup besar, termasuk pertanian.
“Kita bangga dengan pariwisata. Tapi Sabang juga harus punya fondasi ekonomi lain. Pertanian ini peluang yang tidak boleh kita abaikan,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Magdalaina menegaskan, DPRK akan berdiri di depan untuk mengawal arah kebijakan ini. Ia tidak ingin pertanian hanya menjadi program wacana tanpa perencanaan matang dan dukungan nyata di lapangan.
Politisi Partai Aceh itu melihat masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan secara produktif. Jika dikelola dengan serius dan melibatkan kelompok tani, sektor ini bukan hanya membantu ketahanan pangan, tetapi juga membuka sumber penghasilan baru bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya memilih komoditas yang benar-benar cocok dengan kondisi lahan Sabang. Bibit yang tepat dan bernilai ekonomi, katanya, akan menentukan hasil akhir yang dirasakan petani.
“Kalau bibitnya bagus dan perencanaannya jelas, petani bisa sejahtera. Kita juga tidak terlalu bergantung dari luar untuk kebutuhan pangan,” katanya.
DPRK, lanjutnya, akan terus menyerap aspirasi petani dan memastikan dukungan anggaran tepat sasaran. Magdalaina ingin pertanian di Sabang tidak sekadar hidup, tetapi berkembang dan memberi dampak nyata.
Ia bahkan mendorong agar pengembangan pertanian bisa terhubung dengan sektor wisata melalui konsep agrowisata. Dengan begitu, Sabang tidak hanya menawarkan laut dan pantai, tetapi juga pengalaman kebun, hasil tani, hingga produk lokal yang bernilai jual.
“Pariwisata tetap penting. Tapi kalau pertanian tumbuh berdampingan, ekonomi kita akan jauh lebih kuat,” tutupnya.[IR]
0 Komentar