
Foto | Ketua beserta jajaran Pengurus PWI Aceh berdiskusi dengan pimpinan Badan Pengelola Migas Aceh di Kantor BPMA, Jalan Stadion H. Di Murthala, Banda Aceh, Rabu, 14 Januari 2026. (Dok PWI Aceh)
Banda Aceh.AGN — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Aceh yang dipimpin Ketua Nasir Nurdin beraudiensi dengan jajaran pimpinan Badan
Pengelola Migas Aceh (BPMA) di Banda Aceh, Rabu (14/1/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat kemitraan sekaligus membangun komunikasi pascapergantian sejumlah pejabat di lingkungan BPMA.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, mengatakan audiensi tersebut bertujuan menjaga kesinambungan kerja sama antara PWI Aceh dan BPMA sebagai lembaga yang bertugas melaksanakan, mengendalikan, serta mengawasi kontrak kerja sama kegiatan usaha hulu migas di Aceh.
“Dalam beberapa waktu terakhir terjadi pergeseran dan pergantian sejumlah pejabat di BPMA. Karena itu, kami datang untuk membangun komunikasi, saling mengenal, sekaligus melanjutkan program-program yang selama ini telah berjalan,” ujar Nasir.
Dalam audiensi itu, Nasir didampingi Wakabid Pendidikan Asnawi Kumar, Wakabid Advokasi Azhari, Wakabid Kerja Sama Antarlembaga yang diwakili Gito Rolis, Wakabid Kesra Muhammad Saman, Wakil Sekretaris Abdul Hadi, Bendahara Dian Fatayati, serta Sekretaris Seksi Kesra Pribadi.
Sementara dari pihak BPMA, delegasi PWI Aceh diterima Deputi Dukungan Bisnis Edy Kurniawan, Kepala Divisi DFHE/Humas Doddy Artanto, Staf Komunikasi Shaivannur, dan Staf Administrasi Humas Ariza. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut dipandu Staf Komunikasi BPMA, Shaivannur.
Pada prinsipnya, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin kemitraan dengan mengedepankan prinsip transparansi serta saling menghormati peran dan fungsi masing-masing lembaga.
Dalam kesempatan itu, Nasir Nurdin juga memaparkan tugas pokok dan fungsi PWI sebagai organisasi pers yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan.
“PWI adalah organisasi pers terbesar dan tertua di Indonesia dengan puluhan ribu anggota. Fokus utama kami adalah pada peningkatan kapasitas wartawan, termasuk pendampingan hingga mereka benar-benar kompeten. Kami juga mendorong perusahaan pers agar mampu meningkatkan kesejahteraan wartawannya,” kata Nasir.
Ia menambahkan, khusus di Aceh, jumlah anggota PWI hampir mencapai 500 orang dengan berbagai jenjang kompetensi, mulai dari Muda, Madya, hingga Utama.
Nasir juga melaporkan sejumlah agenda PWI Aceh, baik berskala daerah maupun nasional, yang selama ini mendapat dukungan dari BPMA sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu agenda nasional terdekat adalah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Banten.
“Puncak HPN dilaksanakan setiap 9 Februari dan, insya Allah, tahun ini akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Nasir.
Selain itu, PWI Aceh juga rutin mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang digelar setiap tiga tahun sekali. Untuk Porwanas, PWI Aceh mendapat dukungan anggaran dari APBA, mulai dari proses seleksi atlet, pemberangkatan dan pemulangan kontingen, hingga akomodasi dan perlengkapan.
“Selain dukungan Pemerintah Aceh, sejumlah mitra kerja, termasuk BPMA, juga ikut menyokong kontingen PWI Aceh. Pada Porwanas XIV tahun 2024 di Kalimantan Selatan, kontingen PWI Aceh berhasil menembus peringkat 13 besar nasional,” jelasnya.
Di tingkat daerah, PWI Aceh juga aktif menggelar berbagai kegiatan sosial serta peringatan hari-hari besar keagamaan yang berbasis kearifan lokal. Sementara dalam hal peningkatan kapasitas wartawan, PWI Aceh bersama PWI kabupaten/kota secara rutin melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan dukungan dana APBA, BUMD, BUMN, serta sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan hulu migas yang beroperasi di Aceh.
“Peningkatan kapasitas wartawan menjadi isu penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi. PWI harus memiliki basis wartawan yang kompeten. Melalui berbagai pendidikan dan pelatihan, kita berikhtiar agar profesi wartawan tetap dijalankan sesuai prinsip-prinsip dasar jurnalistik,” tegas Nasir.
BPMA Dukung Program Peningkatan Kapasitas
Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan, mengapresiasi kunjungan Pengurus PWI Aceh dan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut, tentunya dengan menyesuaikan pada regulasi yang berlaku.
Secara khusus, Edy menanggapi pemaparan Ketua PWI Aceh terkait pentingnya peningkatan kapasitas wartawan. Ia menyatakan BPMA sangat mendukung program tersebut melalui berbagai skema kerja sama.
“BPMA bersama perusahaan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang beroperasi di Aceh selama ini sudah beberapa kali bekerja sama dengan PWI dalam pelatihan, termasuk UKW. Kami berharap program ini terus berlanjut dan bisa diperluas. Teknisnya akan kita bicarakan lebih lanjut,” ujar Edy didampingi Kadiv DFHE/Humas Doddy Artanto.
Audiensi yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu
ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi
antara PWI Aceh dan BPMA ke depan.[Rilis]
0 Komentar