Promosi Berbasis Digital Perluas Jangkauan Wisata Sabang

Foto | Grup wisata penyelam mengabadikan foto alam bawah laut Sabang

Sabang.AGN – Pemanfaatan konten digital kini menjadi strategi utama dalam menarik minat wisatawan berkunjung ke Kota Sabang. Promosi melalui media sosial, video singkat, hingga ulasan perjalanan dinilai mampu memperkenalkan potensi wisata secara lebih luas dan cepat.

Pelaku wisata Sabang, Zulfikar, menilai tren perjalanan saat ini sangat dipengaruhi oleh konten digital. Banyak wisatawan menentukan destinasi setelah melihat foto maupun video yang beredar di berbagai platform.

“Sekarang wisatawan datang karena melihat konten di TikTok, Instagram, atau YouTube. Mereka tertarik setelah melihat keindahan laut, pantai, hingga spot diving yang viral,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, promosi digital memiliki keunggulan dalam menjangkau calon wisatawan secara lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Konten yang dikemas menarik dan informatif mampu membangun rasa penasaran, khususnya di kalangan generasi muda.

Hal serupa disampaikan Safrijal, pemandu wisata dari Abu Sabang Travel. Ia menyebut konten digital tidak hanya mengangkat destinasi populer, tetapi juga membuka peluang promosi bagi lokasi-lokasi yang sebelumnya kurang dikenal.

Destinasi seperti Pantai Iboih dan Tugu Kilometer Nol Indonesia memang sudah lama menjadi ikon. Namun, lewat konten digital, sejumlah tempat lain mulai ikut terekspos dan menarik perhatian wisatawan.

“Kalau dikemas dengan baik, tempat yang sebelumnya tidak dikenal bisa jadi tujuan baru wisatawan,” kata Safrijal.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi hal penting agar sejalan dengan gencarnya promosi digital. Pengalaman positif wisatawan dinilai mampu mendorong promosi secara alami melalui ulasan dan unggahan pribadi di media sosial.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif seperti kelompok sadar wisata menjadi kunci dalam membangun citra Sabang sebagai destinasi unggulan di Aceh.

“Kalau promosi digital kuat dan pelayanan di lapangan juga baik, wisatawan akan kembali bahkan merekomendasikan Sabang kepada orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, menilai perkembangan teknologi digital membuka peluang besar dalam memperluas pasar wisata, baik domestik maupun mancanegara.

Ia menegaskan, strategi promosi berbasis digital harus dilakukan secara konsisten dan terarah agar potensi wisata Sabang semakin dikenal luas.

“Pemerintah terus mendorong pemanfaatan platform digital untuk memperkuat promosi destinasi. Dengan dukungan pelaku wisata dan komunitas kreatif, konten tentang Sabang bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Harry menambahkan, konten digital yang menampilkan keindahan alam, budaya, serta pengalaman wisata diharapkan mampu memperkuat citra Sabang sebagai destinasi unggulan di Aceh. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, konten digital diyakini menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota paling barat Indonesia tersebut.[RED]

0 Komentar