Pemko Sabang Tegaskan Arah Konservasi, Ekowisata Penyu Ie Meulee Resmi Dimulai

 

Foto | Peresmian perdana yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, di Pantai Keramat Ie Meulee, dirangkai dengan edukasi lingkungan serta pelepasan tukik sebagai simbol upaya konservasi berkelanjutan.

Sabang.AGN — Pemerintah Kota Sabang memperkuat komitmennya di sektor lingkungan hidup dengan memulai pengembangan kawasan Ekowisata Penyu di Ie Meulee. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemko dalam melindungi satwa laut dilindungi sekaligus mengintegrasikan konservasi dengan pariwisata berkelanjutan.

Peresmian kawasan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, di kawasan pesisir Ie Meulee. Momentum itu bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan arah kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga habitat penyu sisik yang selama ini berkembang secara alami di wilayah tersebut, Jum'at (23/1/2026).

Pemko Sabang menempatkan perlindungan ekosistem pesisir sebagai prioritas pembangunan lingkungan. Pemerintah memastikan setiap rencana pengembangan kawasan tetap memperhatikan keseimbangan alam, termasuk pembatasan aktivitas yang berpotensi merusak habitat penyu. Regulasi turunan dalam bentuk Peraturan Wali Kota serta penguatan qanun daerah disiapkan sebagai payung hukum konservasi.

Selain aspek perlindungan, pemerintah juga mendorong pendekatan edukatif kepada masyarakat. Pelibatan pelajar dan kelompok masyarakat dalam kegiatan pelepasan tukik menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sejak dini. Pemko menilai keberhasilan konservasi tidak dapat berjalan tanpa partisipasi aktif warga.

Dukungan anggaran melalui skema dana gampong turut diarahkan untuk memperkuat pengawasan dan fasilitas pendukung di kawasan tersebut. Pemerintah kota mendorong kolaborasi antara perangkat daerah, aparatur keamanan, dan komunitas konservasi agar pengelolaan kawasan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.

Lebih jauh, Pemko Sabang melihat potensi ekowisata ini sebagai peluang pengembangan ekonomi hijau. Konsep wisata berbasis konservasi diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Dengan dimulainya pengembangan Ekowisata Penyu Ie Meulee, Pemerintah Kota Sabang menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan investasi, tetapi juga pada keberlanjutan alam. Konservasi penyu kini menjadi bagian integral dari visi Sabang sebagai kota wisata yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.[PIM]

0 Komentar