Sabang.AGN — Pemerintah Kota Sabang kembali menunjukkan konsistensinya dalam memperkuat sektor pertanian melalui panen padi gogo yang dilaksanakan di Gampong Bateeshoek, Senin (26/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemko dalam membangun ketahanan pangan di wilayah kepulauan yang selama ini masih bergantung pada distribusi bahan pokok dari luar daerah.
Panen tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, bersama Komandan Kodim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto, jajaran dinas terkait, aparatur gampong, serta Kelompok Tani Ingin Jaya. Lahan seluas kurang lebih satu hektare yang ditanami varietas Infago 13 menghasilkan estimasi 2 hingga 2,5 ton gabah, memperlihatkan potensi produktivitas yang terus meningkat.
Pemko Sabang menilai capaian ini bukan sekadar panen rutin, melainkan indikator keberhasilan pola kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan petani. Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, terutama ketika distribusi dari daratan menghadapi kendala cuaca maupun transportasi.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa program ketahanan pangan tidak berhenti pada komoditas padi semata. Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah pengembangan komoditas lain seperti jagung dan tanaman hortikultura, guna memperluas sumber pangan lokal sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Dari sisi dukungan, Pemko Sabang terus mengalokasikan bantuan bibit unggul, pupuk, serta sarana prasarana pendukung agar produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan. Saat ini, luas lahan pertanian yang digarap mencapai sekitar 40 hektare dan dinilai masih berpotensi dikembangkan hingga dua kali lipat dalam beberapa tahun mendatang.
Hasil panen yang dinilai cukup memuaskan menjadi motivasi bagi pemerintah dan petani untuk terus memperbaiki teknik budidaya serta penggunaan varietas unggul. Optimalisasi produksi diharapkan mampu memperkuat cadangan pangan lokal secara bertahap.
Dengan keberlanjutan program ini, Pemerintah Kota Sabang optimistis dapat membangun sistem pangan yang lebih mandiri dan tangguh. Panen padi gogo yang kembali terlaksana menjadi bukti nyata bahwa komitmen ketahanan pangan di Sabang bukan sekadar wacana, melainkan agenda strategis yang dijalankan secara konsisten.[PIM]

0 Komentar