![]() |
| Foto | ist |
Sabang.AGN — Tim Voli Beurawang Kecamatan Suka Makmue memastikan diri sebagai juara Turnamen Voli Open Wali Kota Cup 2026 usai menuntaskan laga final yang berlangsung di Gedung Olahraga Merah Putih Lhok Igeuh, Minggu (11/1). Kemenangan tersebut sekaligus menutup rangkaian turnamen yang sejak awal digagas sebagai ajang kompetisi berbalut misi kemanusiaan.
Atmosfer pertandingan berlangsung panas namun tetap dalam koridor sportivitas. Sorak sorai penonton menggema memenuhi tribun GOR Merah Putih hingga peluit akhir dibunyikan. Antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga masih menjadi magnet kuat pemersatu warga Kota Sabang.
Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, yang hadir didampingi Kapolres Sabang AKBP Sukoco S.ST MM serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah lainnya. Kehadiran pimpinan daerah tersebut mempertegas dukungan penuh terhadap event olahraga yang memiliki dampak sosial luas.
Mengusung tema “Charity For Aceh”, turnamen ini tidak sekadar memperebutkan trofi juara. Pemerintah Kota Sabang merancang kegiatan tersebut sebagai wadah penggalangan donasi bagi korban banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Sinergi antara olahraga dan aksi kemanusiaan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan kepada publik.
Pemko Sabang menilai, turnamen seperti ini memiliki peran strategis dalam membina atlet lokal sekaligus menanamkan nilai solidaritas. Melalui Wali Kota Cup, pemerintah berupaya menghadirkan ruang kompetisi yang sehat, terukur, dan berkelanjutan bagi klub-klub voli di daerah.
Kemenangan Beurawang menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan Wali Kota Cup 2026. Selain mengukuhkan supremasi di lapangan, keberhasilan mereka juga menjadi motivasi bagi tim-tim lain untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan semangat bertanding.
Dengan berakhirnya turnamen, Pemerintah Kota Sabang kembali menegaskan komitmennya membangun olahraga berbasis prestasi dan kepedulian sosial. Wali Kota Cup 2026 bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana olahraga mampu menggerakkan empati dan mempererat kebersamaan masyarakat Aceh.[PIM]

0 Komentar