Wali Kota Sabang Keluarkan Imbauan Terkait Harga Bapok di Sabang

 


Sabang.AGN - Pemerintah Kota Sabang mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pelaku usaha ritel dan pedagang agar tidak menaikkan harga barang secara tidak wajar serta tidak menahan stok selama masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh. 

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Wali Kota Sabang Nomor 500.2/5112 yang ditetapkan pada 1 Desember 2025.

Surat edaran ini diterbitkan sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 100.3.3.3/1416/2025 tentang Penetapan Status Keadaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Aceh. Pemerintah daerah menilai langkah pengendalian harga dan keterbukaan distribusi barang merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat di tengah situasi darurat.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha diminta berperan aktif menjaga stabilitas harga serta memastikan tidak ada praktik yang dapat menambah beban masyarakat.

“Kami meminta seluruh pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga barang secara tidak wajar yang dapat memberatkan masyarakat. Ini bukan hanya soal regulasi, tetapi soal empati dan kebersamaan dalam menghadapi situasi bencana,” tegas Wali Kota.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan distribusi barang dan larangan keras menahan atau menimbun stok.

“Seluruh stok barang yang dimiliki agar tidak ditahan dan wajib dikeluarkan sesuai kebutuhan pasar. Jangan sampai ada penimbunan. Kita harus memastikan ketersediaan barang tetap terjaga dan bisa dibeli masyarakat secara wajar,” ujarnya.

Pemko Sabang juga mengajak para pedagang dan pelaku usaha untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masa tanggap darurat yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah Aceh.

“Mari tingkatkan rasa empati dan kebersamaan. Kita hadapi masa sulit ini dengan sikap saling membantu,” tambahnya.

Dengan diterbitkannya imbauan tersebut, Pemerintah Kota Sabang berharap seluruh pelaku usaha dapat mematuhi aturan dan menjaga stabilitas harga demi kepentingan masyarakat luas selama masa tanggap darurat.[]

0 Komentar