
Foto | Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus resmi melantik 11 Penjabat (Pj) Keuchik untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di sejumlah gampong dalam wilayah Kota Sabang.
Sabang.AGN – Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, resmi melantik 11 Penjabat (Pj) Keuchik untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di sejumlah gampong dalam wilayah Kota Sabang.
Pelantikan berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, dan menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan roda pemerintahan gampong, terutama menjelang Pemilihan Keuchik Serentak (Pilchiksung) 2025, Rabu (19/11/2025).
Sebanyak 11 penjabat keuchik yang dilantik yaitu:
-
M. Khalik Zulfahrul Mubaraq, S.STP., M.H. – Pj Keuchik Krueng Raya
-
Amrin Siantouri – Pj Keuchik Cot Abeuk
-
Akmalaun Nazri – Pj Keuchik Cot Ba’u
-
Faisal – Pj Keuchik Ie Meulee
-
Afrizal, S.Pd.I – Pj Keuchik Ujong Kareung
-
Mansyur AG., A.Md – Pj Keuchik Batee Shoek
-
Saiful Rizal – Pj Keuchik Paya Seunara
-
Hasidin – Pj Keuchik Paya
-
Mailiza – Pj Keuchik Keunekai
-
Juljani – Pj Keuchik Beurawang
-
Ibrahim Abdul Wahab, S.STP – Pj Keuchik Iboih
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sabang menyampaikan selamat kepada para penjabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan Pj Keuchik merupakan amanah besar sekaligus bentuk kepercayaan pemerintah dan masyarakat. Karena itu, para penjabat diminta menjaga integritas, bekerja profesional, serta memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Memasuki akhir tahun anggaran, Suradji meminta agar seluruh program gampong dapat dirampungkan secara maksimal. Ia menekankan bahwa para Pj Keuchik mengemban misi strategis dalam menyukseskan Pilchiksung 14 Desember 2025, khususnya memastikan tahapan berjalan tertib, aman, dan damai.
“Mengingat status saudara-saudara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), saya tegaskan bahwa netralitas adalah harga mati. Jangan terlibat politik praktis, jangan berpihak kepada calon mana pun. Jadilah pengayom yang adil bagi seluruh warga,” tegas Suradji.
Ia menambahkan, para Pj Keuchik diharapkan membangun komunikasi yang baik dengan Tuha Peut, tokoh masyarakat, pemuda, dan ulama untuk menjaga kekondusifan gampong di masa pemilihan.
Wawako Sabang juga menyoroti pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) secara transparan, akuntabel, dan partisipatif. Ia mengingatkan agar para penjabat menjauhi segala bentuk penyimpangan karena pengelolaan dana gampong berada dalam pengawasan hukum dan masyarakat.
“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bekerjalah dengan hati. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian,” pesannya.
Di akhir arahannya, Suradji meminta para Pj Keuchik untuk terus menjaga kebersihan lingkungan gampong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kehadiran penjabat baru dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung program pembangunan di tingkat kecamatan hingga pusat.[]
0 Komentar