Update Bencana Banjir Dari Basarnas Banda Aceh

 

Foto | Update data korban per tanggal 29 November 2025 Pukul 17.00 Wib (Dok. Basarnas Banda Aceh) 

Banda Aceh.AGN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh melaporkan perkembangan terbaru penanganan bencana banjir di berbagai wilayah Aceh. Hingga Sabtu, 29 November 2025, pukul 17.00 WIB, tim SAR masih melaksanakan enam operasi penyelamatan di sejumlah kabupaten/kota.

Operasi SAR dilakukan oleh Kantor SAR Banda Aceh bersama unit siaga dan pos SAR yang tersebar di wilayah Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Meulaboh, dan Nagan Raya.

Enam Operasi SAR Masih Berlangsung

Basarnas Banda Aceh mengerahkan penuh seluruh unsur untuk menangani banjir yang melanda berbagai daerah, yaitu:

  1. Operasi SAR banjir (H.5) di Kabupaten Bireuen

  2. Operasi SAR banjir (H.4) di Kota Langsa

  3. Operasi SAR banjir (H.4) di Kabupaten Pidie Jaya

  4. Operasi SAR banjir (H.3) di Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara

  5. Operasi SAR banjir (H.2) di Kabupaten Nagan Raya

  6. Operasi SAR banjir (H.2) di Kabupaten Aceh Barat

Selain itu, dua tim rescue tambahan diberangkatkan menuju Kabupaten Aceh Utara hingga Lhokseumawe, serta Kabupaten Bener Meriah untuk memperkuat operasi lapangan.

1.082 Warga Dievakuasi, 24 Meninggal Dunia

Data sementara Basarnas mencatat sebanyak 1.082 warga berhasil dievakuasi, terdiri dari:

  • 1.051 orang selamat

  • 24 orang meninggal dunia (MD)

  • 7 orang masih dalam pencarian (DP)

Rincian per wilayah:

Pidie

  • 127 warga dievakuasi, seluruhnya selamat.

Pidie Jaya

  • 510 warga dievakuasi

  • 507 selamat

  • 3 meninggal dunia

Bireuen

  • 142 warga dievakuasi

  • 130 selamat

  • 11 meninggal dunia

  • 1 masih dalam pencarian

Aceh Tenggara

  • 130 warga dievakuasi

  • 114 selamat

  • 10 meninggal dunia

  • 6 masih dalam pencarian

Aceh Barat

  • 173 warga dievakuasi, seluruhnya selamat.

Basarnas Fokus Jangkau Lokasi Terisolir

Sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Basarnas Banda Aceh bersama seluruh potensi SAR terus berupaya menjangkau warga yang masih terjebak banjir. Kondisi cuaca, akses yang terputus, serta wilayah yang terisolir menjadi tantangan utama tim di lapangan.

Basarnas juga merencanakan operasi lanjutan dengan prioritas pada daerah yang tidak dapat diakses melalui jalur darat, guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan pertolongan.

Operasi penyelamatan masih terus berlangsung dan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala.[]

0 Komentar