Sabang.AGN – Tim Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Mubadala Energy melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas yang dikelola Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Senin (17/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk menilai langsung kelayakan Sabang sebagai lokasi shorebase yang akan mendukung aktivitas pengeboran migas di wilayah lepas pantai Blok Andaman.
Dalam agenda tersebut, tim gabungan meninjau berbagai fasilitas strategis, mulai dari kesiapan infrastruktur pelabuhan, utilitas pendukung, hingga kesanggupan operasional BPKS sebagai operator Pelabuhan Sabang. Tinjauan ini sekaligus memastikan bahwa seluruh informasi teknis dan potensi yang sebelumnya disampaikan BPKS benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
Sejumlah aspek penting menjadi fokus peninjauan, termasuk ketersediaan lahan seluas 8 hektare, dermaga, area penumpukan, suplai air bersih, jaringan listrik, fasilitas pengolahan limbah, serta peralatan penunjang jasa kepelabuhanan. Selain itu, SKK Migas dan Mubadala Energy turut mengevaluasi pemenuhan standar operasional yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas industri minyak dan gas.
Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, menegaskan kesiapan lembaganya untuk memenuhi seluruh standar yang dipersyaratkan. Ia menyebut BPKS bahkan terbuka bekerja sama dengan pihak ketiga guna memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal.
“BPKS siap memenuhi standar sebagaimana yang dipersyaratkan. Bila diperlukan, kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan layanan kepelabuhanan terpenuhi secara maksimal,” ujar Iskandar dalam dialog bersama tim SKK Migas dan Mubadala Energy.
Iskandar menambahkan, BPKS selama ini telah bersinergi dengan instansi vertikal seperti Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina, dan KSOP untuk mendukung kelancaran arus barang di kawasan perdagangan bebas Sabang. Ia juga menegaskan berbagai kemudahan yang tersedia di Free Trade Zone menjadi salah satu nilai tambah Sabang sebagai calon lokasi shorebase.
“Kami memiliki berbagai keunggulan dan kekurangan yang tentu akan terus kami benahi. Namun pada prinsipnya, kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat Sabang, agar Mubadala Energy dapat hadir dan beroperasi dengan baik di Sabang,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim SKK Migas dan Mubadala Energy bersama Kepala BPKS meninjau sejumlah fasilitas strategis, antara lain Komplek Terminal 3, Terminal 1, fasilitas pengelolaan limbah, pembangkit listrik (Power Plant), fasilitas air bersih, serta peralatan berat untuk mendukung pelayanan kepelabuhanan.
Hasil dari peninjauan ini selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi bagi SKK Migas dan Mubadala Energy dalam menyusun rekomendasi, termasuk kelayakan Sabang untuk dijadikan lokasi shorebase pendukung operasional pengeboran migas di Blok Andaman.
BPKS berharap kunjungan tersebut dapat membuka peluang investasi sektor energi di Sabang, sekaligus memperkuat posisi Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berdaya saing tinggi.[]

0 Komentar