Pemko Sabang Matangkan Persiapan Sambut Libur Nataru 2025–2026

 

Foto | Harry Susethia, Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Atas Nama Pemerintah, Siap Menghadapi Lonjakan Kunjungan Jelang Akhir Tahun, Dengan Peningkatan Kolaboratif Lintas Sektor. (Foto: AGN)

Sabang.AGN – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota Sabang terus mematangkan berbagai persiapan untuk memastikan kenyamanan wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Weh. Berbagai langkah koordinatif lintas sektor kini digencarkan untuk mendukung kelancaran arus kunjungan wisata yang diprediksi meningkat signifikan pada akhir tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan pihaknya bersama jajaran Pemerintah Kota, TNI–Polri, serta seluruh stakeholder terkait telah bekerja maksimal dalam menyambut kedatangan wisatawan. Menurutnya, kesiapan lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban selama masa libur panjang.

“Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, tentu akan ada lonjakan wisatawan atau pengunjung ke Kota Sabang. Secara umum, kita sudah siap dan kesimpulannya kita bagi tugas secara detail. Tim akan membahas lebih lanjut untuk mematangkan persiapannya,” ujar Harry kepada Acehglobalnews.id, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek pariwisata, tetapi juga menyangkut kesiapan transportasi, sarana dan prasarana, akomodasi, hingga logistik dan ketersediaan air bersih. Semua unsur tersebut diharapkan dapat berjalan optimal sehingga wisatawan yang datang bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

“Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak pelabuhan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang menuju Sabang. Pemerintah Kota juga mendorong para pelaku usaha pariwisata seperti pengelola hotel, restoran, dan penyedia jasa wisata agar menjaga kualitas pelayanan selama musim liburan,” tambahnya.

Di sisi lain, Dinas Pariwisata juga tengah memperkuat posko informasi wisata di sejumlah titik strategis seperti Pelabuhan Balohan, Tugu 0 Kilometer, dan Pantai Iboih, guna memudahkan wisatawan mendapatkan panduan perjalanan serta informasi terkait agenda wisata selama libur Nataru.

Selain infrastruktur dan pelayanan publik, aspek kebersihan kota dan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius Pemko Sabang. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan bersama masyarakat serta komunitas lokal dilibatkan dalam gerakan bersih destinasi wisata, agar lingkungan tetap asri dan nyaman bagi pengunjung.

“Sabang bukan hanya dikenal karena keindahan laut dan panoramanya, tetapi juga karena keramahtamahan masyarakatnya. Jadi, kita ingin suasana aman, tertib, dan bersih benar-benar terasa oleh wisatawan,” kata Harry.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, Pemko Sabang optimistis mampu menyambut libur Nataru 2025–2026 dengan lancar. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat citra Sabang sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia yang aman, nyaman, dan berkesan baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.[Ardha]

0 Komentar