Pemko Sabang Luncurkan Website Pariwisata Terpadu

Foto | Kadispar Sabang Harry Susethia saat menjelaskan terkait Website Pariwisata Terpadu kepada  Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekdako SabangIrfani dan manajemen Pertamina Sabang

Sabang, AGN – Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pariwisata Kota Sabang, bekerja sama dengan Pertamina Fuel Terminal Sabang, resmi meluncurkan website pariwisata terpadu yang menyajikan berbagai informasi lengkap seputar destinasi, pelaku wisata, travel, hingga UMKM di Kota Sabang.

Peluncuran website ini menjadi langkah konkret Pemko Sabang dalam menghadirkan sumber informasi yang valid, mudah diakses, dan interaktif bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pulau Weh.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, kepada Acehglobalnews.id mengatakan bahwa website tersebut memuat beragam data penting terkait pengelolaan dan aktivitas pariwisata di Sabang.

“Isinya adalah informasi yang berkaitan dengan destinasi wisata, pelaku wisata, manajemen wisata, hingga travel dan UMKM yang ada di Kota Sabang. Di sini kita bisa mendapatkan data yang benar-benar valid,” ujar Harry, Kamis (13/11/2025).

Ia menjelaskan, website tersebut dirancang agar ramah pengguna dan mudah diakses oleh masyarakat maupun wisatawan. Selain menampilkan berbagai informasi wisata, situs itu juga dilengkapi dengan barcode akses cepat serta peta digital turisme interaktif yang memudahkan wisatawan menemukan arah menuju lokasi wisata.

“Web ini dilengkapi dengan peta turisme yang bisa diklik pada ikon-ikon destinasi, sehingga pengguna mendapat panduan arah dengan mudah, lengkap dengan narasi dan komunikasi informatif,” tambahnya.

Terkait pengelolaan, Harry menyebut pihaknya telah membentuk tim khusus dari internal Dinas Pariwisata untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap isi website.

“Tim kami akan terus melakukan pembaruan data dan memantau informasi yang masuk. Kami harapkan web ini menjadi jembatan informasi yang benar-benar update dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, bila ditemukan adanya data yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, seperti perbedaan harga atau layanan yang tidak sesuai, pihaknya akan menindak tegas pelaku usaha pariwisata yang bersangkutan.

“Kalau memang di lapangan ada ketidaksesuaian dengan harga atau layanan yang tertera di web, maka akan kita tindak tegas, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegas Harry.

Lebih lanjut, ia berharap website pariwisata ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh wisatawan maupun pelaku industri pariwisata di Sabang.

“Kami berharap wisatawan dapat memanfaatkan web ini dengan baik, sementara pelaku wisata agar aktif menginput data secara lengkap dan faktual. Dengan begitu, web ini bisa menjadi wadah promosi yang mendorong perkembangan pariwisata Sabang ke arah yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan peluncuran website pariwisata terpadu ini, Pemerintah Kota Sabang berharap ke depan informasi destinasi wisata dapat diakses secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, sekaligus menjadi sarana promosi digital yang efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Sabang.[Ardha]


0 Komentar