![]() |
| Foto | Launching website pariwisata Kota Sabang yang dilakukan Pemerintah Kota Sabang, bersama PT Pertamina Fuel Terminal Sabang, Kamis lalu. (Foto: AGN) |
Sabang.AGN – Upaya Pemerintah Kota Sabang dalam memperkuat sektor pariwisata melalui pemanfaatan platform digital mendapat respons positif dari para pelaku wisata. Kehadiran website resmi pariwisata Sabang dinilai menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan promosi destinasi dan layanan wisata di Kota Sabang.
Salah seorang pelaku wisata Sabang, Fatwa Amri, menyambut baik peluncuran situs tersebut. Ia menilai keberadaan platform digital mampu membuka peluang lebih besar dalam memperkenalkan Sabang kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai wartawan Acehglobalnews.id, Sabtu (15/11/2025).
“Yang kita sangat senang bahwasanya Sabang itu sudah punya web. Tapi memang kita masih harus memberikan informasi yang banyak kepada pihak NGO yang mengelola web ini,” ujarnya.
Meski demikian, Fatwa menilai masih ada sejumlah kekurangan yang perlu segera dibenahi. Menurutnya, kelengkapan data pada situs tersebut belum optimal dan membutuhkan pembaruan secara berkala agar benar-benar menjadi rujukan terpercaya bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Sabang.
“Kelengkapan data masih minim. Mungkin nanti mereka akan berkolaborasi kembali dengan para pelaku pariwisata dan juga pelaku usaha, serta orang-orang di desa,” jelasnya.
Ia berharap pengelola website dapat membangun kolaborasi lebih erat dengan pelaku wisata, pelaku usaha lokal, hingga masyarakat gampong, agar informasi yang ditampilkan semakin akurat, lengkap, dan mencerminkan kondisi di lapangan.
Selain promosi, Fatwa menilai platform digital ini juga dapat menjadi ruang bagi pelaku wisata untuk melakukan branding terhadap usaha dan layanan mereka. Menurutnya, website mampu menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan berbagai aktivitas wisata, paket perjalanan, maupun fasilitas pendukung lainnya.
“Dengan adanya web ini sangat bagus. Setidaknya kami bisa membranding usaha dan kegiatan kami nantinya,” sebutnya.
Fatwa juga menyoroti masalah transparansi harga yang selama ini menjadi keluhan sebagian wisatawan. Ia mengungkapkan, masih ada oknum yang memainkan harga pada musim libur tertentu, terutama di sektor transportasi dan akomodasi. Hal tersebut, katanya, dapat menurunkan kepercayaan wisatawan terhadap Sabang sebagai destinasi wisata.
Ia berharap website pariwisata Sabang dapat menjadi wadah resmi untuk menampilkan standar harga yang jelas dan terbuka. Dengan demikian, wisatawan dapat memperoleh informasi tarif transportasi, hotel, hingga layanan wisata lainnya secara langsung tanpa takut ada biaya tambahan di luar kesepakatan.
“Jadi harga transportasi, harga hotel bisa ditampilkan satu harga tanpa tambahan lain. Itu sangat bagus,” tutup Fatwa.[Ardha]

0 Komentar