Membentuk Generasi Tangguh Lewat Perkemahan Pramuka Sabang

 

Foto | Wakil Wali Kota Sabang Drs Suradji Junus, Sabang, jum'at (31/10)

Di TENGAH derasnya perubahan zaman dan tantangan yang semakin kompleks di kalangan generasi muda, Gerakan Pramuka tetap menjadi salah satu ruang pembinaan karakter yang paling relevan.

Hal itu kembali terlihat pada penyelenggaraan Perkemahan Bersama Gerakan Pramuka Kota Sabang yang disambut antusias dan berlangsung meriah sekaligus penuh makna.

Kegiatan yang dipusatkan di salah satu kawasan bumi perkemahan di Kota Sabang itu mempertemukan ratusan peserta dari berbagai gugus depan. Bukan sekadar berkumpul, perkemahan ini menjadi wahana bagi para peserta untuk mengasah nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab nilai-nilai yang kini semakin dibutuhkan oleh generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, hadir langsung membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan, kegiatan   Pramuka bukan sekadar baris-berbaris atau kegiatan seremonial, tetapi wadah pembentukan karakter yang tidak tergantikan.

Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Sabang, segenap panitia pelaksana, kakak-kakak pembina, dan semua pihak yang telah bekerja keras serta berkontribusi penuh dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat positif ini.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para peserta yang hadir dengan penuh semangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Dalam nuansa hening yang khidmat, Suradji menegaskan bahwa Pramuka adalah wahana utama dalam pembentukan karakter generasi muda.  Harapannya, kegiatan yang dilaksanakan ini menjadi arena latihan mental dan kepribadian yang tidak bisa digantikan hanya dengan pendidikan formal.

Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan baris-berbaris.

Ini adalah wadah utama untuk membentuk karakter, melatih kemandirian, dan mengasah keterampilan hidup.

Foto | Peserta Upacara Pembukaan Kegiatan Perkemahan Bersama (Kamsama) Tingkat Penggalang (SMP) dan Penegak (SMA) se-Kota Sabang di Lapangan Pasi Jr. Nek Raman, Gampong Anoi Itam.

Di tengah tantangan globalisasi, anak muda memerlukan ruang untuk mengembangkan kemampuan non-akademik yang mendukung ketangguhan diri. Nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab yang dibangun melalui kegiatan Pramuka menjadi modal kuat menghadapi masa depan.

“Perkemahan ini menjadi kesempatan emas bagi kalian untuk ditempa, sehingga menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dan mulia secara akhlak,” katanya.

Suradji tidak menampik bahwa generasi muda hari ini tengah menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Arus digitalisasi yang tanpa batas membawa dampak positif sekaligus negatif.

Jika tidak dibentengi dengan karakter kuat, anak muda berpotensi terseret ke arus yang salah.

“Kita semua tahu bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kita berhadapan dengan dampak negatif digitalisasi, ancaman paham radikalisme, serta lunturnya nilai moral dan budi pekerti,” ujarnya.

Menurutnya, Gerakan Pramuka adalah salah satu benteng terpenting untuk melindungi anak-anak muda dari pengaruh buruk tersebut.

Aktivitas fisik, pergaulan positif, serta nilai-nilai kebangsaan yang terintegrasi dalam setiap kegiatannya membuat Pramuka relevan sepanjang masa. Untuk itu, manfaatkan momen perkemahan ini bertujuan bertukar ilmu dan pengalaman dengan rekan-rekan para peserta.

Foto | Peserta Upacara Pembukaan Kegiatan Perkemahan Bersama (Kamsama) Tingkat Penggalang (SMP) dan Penegak (SMA) se-Kota Sabang saat membacakan ikrar

Pada kesempatan itu Wakil Wali Kota Sabang turut memberikan pesan khusus kepada para pembina. Ia menilai bahwa dedikasi para kakak-kakak pembina adalah jantung dari keberlangsungan gerakan Pramuka. Tanpa ketulusan dan kerja keras, kegiatan yang sarat nilai ini tidak mungkin berjalan.

“Saya berpesan kepada para pembina untuk tidak pernah lelah dalam membimbing dan memotivasi para peserta dengan penuh keikhlasan,” harapnya.

Pembina Pramuka memegang peran ganda sebagai pengajar sekaligus teladan. Melalui bimbingannya, para peserta tidak hanya mempelajari teknik kepramukaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman emosional, sosial, dan moral yang sangat penting bagi perkembangan diri.

Namun yang tak kalah penting dari itu, Suradji juga mengingatkan kepada para peserta pentingnya menjaga nama baik diri, sekolah, gugus depan dan Gerakan Pramuka Kota Sabang. Sikap kepribadian adalah cerminan nilai yang dibawa dari rumah, sekolah dan organisasi.

“Dan kepada seluruh peserta, saya titipkan agar selalu menjaga nama baik diri sendiri, nama baik sekolah atau gugus depan, dan tentu saja, nama baik Gerakan Pramuka Kota Sabang,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa gembira. Perkemahan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang memperkuat persaudaraan.

Menjelang akhir sambutannya, Suradji mengutip pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025. Kutipan ini, menurut Suradji, sangat relevan dengan semangat Pramuka yang mendorong generasi muda menjadi pribadi berkarakter kuat.

“Hai pemuda, jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Bangsa yang besar lahir dari pemuda yang berani, yang mencintai bangsanya, yang rela berkorban untuk rakyatnya.”

Foto | Tamu undangan Pembukaan Kegiatan Perkemahan Bersama (Kamsama) Kota Sabang Tahun 2025

Suradji menegaskan bahwa pemuda-pemudi Sabang harus mengambil pesan ini sebagai dorongan untuk selalu melangkah maju.

“Jadilah pemuda-pemudi Sabang yang berani, yang cinta tanah air, dan yang siap membangun bangsa!” tegasnya.

Ia juga menutup sambutan dengan doa agar seluruh rangkaian kegiatan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa.

 “Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi langkah dan niat baik kita semua,” ujarnya.

Perkemahan Gerakan Pramuka bukan hanya agenda tahunan, melainkan laboratorium karakter yang secara konsisten membentuk kepribadian para peserta. Di Sabang, kegiatan ini mengambil format yang menggabungkan latihan fisik, pendidikan kebencanaan, kegiatan wawasan kebangsaan, hingga seni budaya.

Melalui berbagai pos dan tantangan yang dirancang, peserta belajar menghadapi masalah, menyelesaikan konflik, serta berkolaborasi dengan teman sebaya. Mereka tidak hanya diuji secara teknis, tetapi juga secara mental dan emosional.

Bagi pemerintah daerah, keberadaan Gerakan Pramuka menjadi perpanjangan tangan dalam mendidik generasi muda. Sebab, pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Butuh ekosistem yang mendukung.

Pemerintah Kota Sabang dalam beberapa tahun terakhir terus memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan kepemudaan dan organisasi pendidikan karakter, termasuk Pramuka. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang menjadi prioritas daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mencetak generasi emas Sabang.

Dengan dukungan fasilitas, pembinaan, hingga anggaran yang relevan, pemerintah berharap kegiatan kepramukaan tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata bagi masa depan kota.

Kegiatan perkemahan ini menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap Pramuka tetap tinggi. Peserta lintas sekolah menunjukkan antusiasme luar biasa. Banyak di antara mereka yang melihat kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sekolah, melainkan pengalaman hidup yang membekas.

Dalam suasana perkemahan yang akrab dan penuh nilai-nilai kebersamaan, para peserta mendapatkan pelajaran yang tidak mereka temukan dalam buku pelajaran. Mereka belajar bagaimana bekerjasama, menyelesaikan masalah secara kelompok, berbagi peran, dan memahami pentingnya solidaritas.

Untuk masa depan, Gerakan Pramuka Sabang diharapkan semakin adaptif terhadap tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang sudah tertanam sejak lama. Modernisasi metode pelatihan, integrasi teknologi, hingga kolaborasi lintas organisasi menjadi peluang bagi Pramuka Sabang untuk berkembang.[ADV]

0 Komentar