Delapan Calon Ikut Seleksi Tambahan Keuchik Kuta Barat

 

Foto | Sekretaris Camat, Shakhibul Amnar didampingi Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Kuta Barat, bersama Pantitia Pemilian Keuchik dan pengawas saat berada di Aula Kantor Keuchik Kuta Barat Sabang

Sabang.AGN – Camat Sukakarya yang diwakili Sekretaris Camat, Shakhibul Amnar, menghadiri pelaksanaan ujian seleksi tambahan bagi para calon keuchik Gampong Kuta Barat. Kegiatan tersebut digelar oleh Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Kuta Barat di Aula Kantor Keuchik setempat, Sabtu (15/11/2025).

Ujian seleksi tambahan ini merupakan salah satu tahapan dalam Pemilihan Keuchik Serentak 2025, sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Sabang Nomor 22 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Keuchik Serentak di Kota Sabang.

Khusus di Kecamatan Sukakarya, Gampong Kuta Barat menjadi satu-satunya gampong yang melaksanakan ujian seleksi tambahan. Hal ini disebabkan jumlah pendaftar calon keuchik yang mencapai lebih dari lima orang. 

"Total terdapat delapan calon yang mendaftar, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi tingkat gampong tersebut," jelas Shakhibul Amnar kepada acehglobalnews.id.

Lebih lanjut dikatakan, P2K berharap proses seleksi ini dapat menjaring calon keuchik yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta kemampuan memimpin dan mengayomi masyarakat. Seleksi tambahan menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa calon yang melaju ke tahap berikutnya adalah mereka yang memenuhi standar kompetensi sesuai regulasi.

Selain itu, penyelenggaraan Pemilihan Keuchik Serentak 2025 di Kota Sabang diharapkan berjalan secara transparan, jujur, dan akuntabel. Nilai-nilai tersebut menjadi kunci penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan gampong yang baik ke depan.

Masyarakat juga berharap agar keuchik terpilih nantinya mampu menerapkan transparansi dan keterbukaan informasi dalam pengelolaan dana gampong. 

Pengelolaan yang jujur dan bertanggung jawab diyakini dapat menekan potensi penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah gampong.[]

0 Komentar