Ayo Sukseskan Pemilihan Keuchik di Sabang

Foto | Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus saat memberikan kata sambutan 

PEMERINTAH Kota Sabang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan gampong yang stabil, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pelantikan 11 Penjabat (Pj) Keuchik oleh Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus pada Rabu, (19/11/2025), di Aula Pulau Weh Kantor Wali Kota Sabang.

Langkah ini tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi pemerintahan, tetapi juga momentum strategis untuk memastikan roda kepemimpinan gampong tetap berjalan efektif menjelang Pemilihan Keuchik Serentak (Pilchiksung) tahun 2025.

Amanah sebagai Pj Keuchik bukan sekadar jabatan sementara, tetapi tanggung jawab besar yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, pembangunan gampong, serta kualitas demokrasi lokal. 

 Pentingnya menjaga netralitas, integritas, serta komitmen untuk menyukseskan Pilchiksung yang akan berlangsung dalam waktu dekat menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan.

Dan ini juga memastikan pemerintahan gampong tetap berjalan baik, sekaligus menyiapkan fondasi yang kuat untuk pelaksanaan Pilchiksung 2025. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat, perangkat gampong, dan para Pejabat Keuchik untuk bersama-sama menyukseskan proses demokrasi ini dengan aman, tertib, dan damai,” kata Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus.

Disebutkan, pelantikan 11 penjabat baru ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kota Sabang dalam memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat pelaksanaan program-program gampong maupun pelayanan publik. 

Foto | Tamu undangan Pelantikan itu dari Kepala OPD Pemerintah Kota Sabang dan perangkat desa

Penunjukan Pejabat Keuchik dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing gampong yang mengalami kekosongan jabatan karena berakhirnya masa tugas keuchik, pengunduran diri atau persiapan menuju Pilchiksung.

Pelantikan tersebut menetapkan 11 penjabat keuchik, yaitu M. Khalik Zulfahrul Mubaraq, S.STP., M.H. sebagai Pj Keuchik Krueng Raya; Amrin Siantouri sebagai Pj Keuchik Cot Abeuk; Akmalaun Nazri sebagai Pj Keuchik Cot Ba’u, Faisal sebagai Pj Keuchik Ie Meulee dan Afrizal, S.Pd.I sebagai Pj Keuchik Ujong Kareung.

Selanjutnya, Mansyur AG., A.Md sebagai Pj Keuchik Batee Shoek, Saiful Rizal sebagai Pj Keuchik Paya Seunara, Hasidin sebagai Pj Keuchik Paya, Mailiza sebagai Pj Keuchik Keunekai, Juljani sebagai Pj Keuchik Beurawang serta Ibrahim Abdul Wahab, S.STP sebagai Pj Keuchik Iboih.

Para penjabat tersebut dipilih secara selektif dan diberikan mandat penuh untuk memimpin gampong masing-masing. Mereka diharapkan mampu menjaga ritme pembangunan, menyelesaikan agenda-agenda di akhir tahun anggaran serta mengawal proses persiapan Pilchiksung dengan profesional.

Keberadaan Pejabat Keuchik sangat penting untuk memastikan tidak ada hambatan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan gampong. 

Tentunya, amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.

Foto | Wakil Wali Kota Sabang memberikan ucapan selamat bertugas kepala 11 Pejabat Keuchik yang baru dilantik

Salah satu pesan penting yang ditekankan oleh Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus adalah kewajiban para Pejabat Keuchik untuk menjaga netralitas. 

Mengingat Pilchiksung 2025 akan berlangsung dalam waktu dekat, posisi Penjabat Keuchik memiliki peran strategis dalam memastikan iklim demokrasi tetap sehat.

Netralitas bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga syarat utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan. 

Pejabat Keuchik diharapkan menjadi penengah yang adil, pelayan masyarakat yang profesional dan fasilitator yang mampu menjaga suasana gampong tetap kondusif.

“Kita ingin Pilchiksung berjalan sukses tanpa dinamika yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, saya tekankan agar para penjabat tetap berdiri di tengah, tidak memihak, dan fokus kepada tugas pemerintahan. 

Jangan sampai ada keberpihakan yang dapat mengganggu proses demokrasi,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sabang termasuk para tokoh pemuda, tokoh adat, dan perangkat gampong, untuk bersama-sama menyukseskan pemilihan dan mengawal pemilihan keuchik dengan kedewasaan politik. Partisipasi masyarakat akan menjadi kunci terciptanya pemilihan yang damai dan berkualitas.

Selain menekankan suksesnya Pilchiksung, Wakil Wali Kota Sabang juga mengingatkan pentingnya penuntasan program dan kegiatan gampong menjelang akhir tahun anggaran. , Momentum pergantian keuchik tidak boleh menjadi penghambat pelaksanaan pembangunan.

Para penjabat keuchik untuk mengawal penggunaan Dana Desa secara akuntabel, memastikan semua program yang telah direncanakan dapat direalisasikan tanpa menyalahi aturan dan menjaga komunikasi aktif dengan masyarakat serta perangkat gampong.

“Tahun anggaran tidak boleh terganggu oleh pergantian kepemimpinan. 

Setiap Pejabat Keuchik harus mampu memastikan program berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan bermanfaat untuk warga,” tegasnya.

Foto | Ke 11 Pejabat Keuchik yang baru dilantik melakukan sesi foto bersama Wakil Wali Kota Sabang dan pejabat lainnya

Pemerintah Kota Sabang, kata Suradji, siap memberikan pendampingan dan arahan bila dibutuhkan. Pendampingan ini dilakukan melalui koordinasi lintas OPD hingga lembaga pendamping desa, agar tata kelola pemerintahan tetap terarah dan terukur.

Pelantikan 11 Pj Keuchik ini bukan yang pertama dilakukan sepanjang 2025. Sebelumnya, pada (29/10), Wakil Wali Kota Sabang juga telah melantik Pj Keuchik Gampong Kota Bawah Barat di ruang kerjanya. Pelantikan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas kepemimpinan sebelum memasuki tahapan Pilchiksung.

Kemudian pada (01/09), Pemerintah Kota Sabang juga melantik Aulya Al-Afdhal Husaini sebagai Pj Keuchik Gampong Aneuk Laot dan Ikhsan Rahmani sebagai Pj Keuchik Gampong Anoi Itam. Pelantikan tersebut berlangsung di ruang kerja Sekdako Sabang, menandai konsistensi pemerintah dalam memperkuat tata kelola gampong.

Deretan pelantikan sepanjang tahun ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Sabang menempatkan pemerintahan gampong sebagai garda terdepan pembangunan. Keuchik, sebagai pimpinan gampong, dianggap memiliki peran penting dalam menggerakkan program sosial, ekonomi, dan pemberdayaan di tingkat akar rumput.

Di akhir sambutannya, Suradji Junus kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Sabang untuk menjaga suasana kondusif dan memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan Pilchiksung 2025.

Kehadiran masyarakat dalam pemilihan akan menentukan masa depan gampong. 

"Sekali lagi saya mengajak seluruh warga Sabang untuk berpartisipasi memilih dengan bijak serta menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat menjadikan Pilchiksung sebagai pesta demokrasi yang membawa kemajuan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Sabang meyakini bahwa Pilchiksung bukan hanya proses memilih pemimpin gampong, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai demokrasi lokal.   Pilchiksung yang aman dan damai pastinya akan berdampak langsung pada kelancaran pembangunan daerah.

Pada akhirnya semua akan bermuara pada satu tujuan memastikan Sabang memiliki pondasi pemerintahan gampong yang kuat, berkelanjutan, dan siap menyongsong dinamika tahun politik. Pemerintah Kota Sabang berharap keberadaan para penjabat dapat menjadi jembatan antara pemerintahan sebelumnya dengan kepemimpinan baru setelah Pilchiksung.

Dengan dukungan penuh masyarakat, perangkat gampong, dan seluruh pemangku kepentingan, Sabang optimistis mampu menggelar Pilchiksung 2025 dengan sukses. Semangat kolaborasi dan kebersamaan menjadi modal utama untuk menjaga kedamaian, menumbuhkan kepercayaan publik, dan memastikan pembangunan berjalan selaras dari tingkat gampong hingga kota.

Di tengah arus perubahan dan tantangan zaman, pemerintahan gampong di Sabang diharapkan tetap kokoh sebagai pilar pelayanan publik dan pusat pemberdayaan masyarakat. 

Pelantikan para penjabat keuchik menjadi babak penting dalam perjalanan tersebut sebuah langkah kecil namun signifikan menuju tata kelola yang lebih baik dan demokrasi yang lebih matang.[ADV]

0 Komentar