Sekda Sabang Kukuhkan Pengurus SAIN 2025–2026

 

Foto | Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, A.P., M.Si., resmi mengukuhkan pengurus baru Syarikat Agam Inong Aceh (SAIN) Cabang Kota Sabang periode 2025–2026

Sabang.AGN - Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, A.P., M.Si., resmi mengukuhkan pengurus baru Syarikat Agam Inong Aceh (SAIN) Cabang Kota Sabang periode 2025–2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Kamis (7/8/2025), dalam suasana khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, pelaku pariwisata, hingga alumni Duta Wisata Sabang. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan dukungan kuat bagi kiprah generasi muda dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan daerah.

Dalam sambutannya, Andri Nourman menekankan bahwa SAIN bukanlah organisasi yang sekadar menjalankan agenda seremonial. Lebih dari itu, SAIN diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pariwisata sekaligus pelestarian budaya lokal.

“Kita memerlukan agen-agen perubahan yang tidak hanya mampu mempromosikan potensi daerah, tetapi juga menjaga nilai-nilai lokal, adat istiadat, dan warisan budaya yang menjadi kekayaan identitas Sabang,” kata Andri.

Sekda juga berpesan agar pengurus yang baru dikukuhkan mampu menjadi penggerak inisiatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta tampil sebagai figur inspiratif di masyarakat. Menurutnya, peran generasi muda saat ini tidak hanya dibutuhkan di ruang-ruang formal, melainkan juga di ruang digital melalui media sosial sebagai sarana promosi efektif.

“SAIN harus menjadi wajah Sabang yang progresif dan kreatif, yang bisa membangun citra positif daerah di mata wisatawan maupun investor,” ujar Andri.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti baru SAIN Sabang, dengan harapan semakin banyak program konkret yang melibatkan pemuda dalam mendorong sektor pariwisata dan menjaga kekayaan budaya lokal.[]

0 Komentar