
Foto | Penanaman terumbu karang yang berlokasi di kedalaman 6 meter di bawah permukaan laut seputar The Hawk's Nest Resort
Sabang.AGN - Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, menekankan pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang dan ekosistem bawah laut yang menjadi andalan utama pariwisata daerah tersebut. Menurutnya, kondisi terumbu karang Sabang relatif baik, namun sejumlah area mengalami kerusakan akibat faktor alam sehingga membutuhkan upaya rehabilitasi.
“Kondisi terumbu karang di Kota Sabang sejauh ini cukup bagus dan terawat, tapi memang ada yang mati karena faktor alam. Jadi perlu kita rehabilitasi agar keanekaragaman hayati laut tetap terjaga, ekosistem semakin indah, sekaligus mendukung industri pariwisata dan perikanan kita,” ujar Zulkifli saat diwawancarai acehglobalnews.id, Kamis (24/7/2025).
Ia menambahkan, pariwisata bahari merupakan keunggulan Sabang yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara, khususnya untuk aktivitas diving dan snorkeling. Oleh karena itu, menjaga kelestarian bawah laut menjadi bagian penting dari strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Selain peran pemerintah, Wali Kota juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga laut Sabang. Salah satunya melalui kampanye pelestarian terumbu karang, mengurangi aktivitas yang merusak ekosistem, hingga mendukung program rehabilitasi yang dijalankan bersama berbagai pihak.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut mengkampanyekan pentingnya menjaga dan melestarikan terumbu karang. Dengan begitu, kekayaan hayati bawah laut Sabang tetap indah dan mampu menarik wisatawan lebih banyak,” tegasnya.
Upaya pelestarian laut di Sabang selama ini dilakukan melalui kerja sama lintas sektor, baik dengan pemerintah provinsi, lembaga penelitian, komunitas penyelam, maupun pelaku wisata. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.'[]
0 Komentar