Harmoni dalam Keberagaman, Sabang Perkuat Pariwisata Lewat Putra-Putri Terbaik

 

Foto | Malam penobatan Putra-Putri Pariwisata Kota Sabang tahun 2025 di Tribun Sabang Fair oleh Wakil Wali Kota Sabang Drs Suradji Junus 

AJANG pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kota Sabang kembali digelar. Tentunya ajang tersebut menghadirkan harapan baru buat  promosi pariwisata daerah paling barat Indonesia ini.

Malam itu, suasana Sabang terasa berbeda. Panggung gemerlap dengan tata cahaya yang menawan, ditambah alunan musik tradisional dan modern berpadu harmonis. Apalagi riuh tepuk tangan penonton mengiringi langkah demi langkah para finalis yang tampil di depan dengan percaya diri.

Pada kesempatan itu Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus sekaligus memberikan sambutan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi kecantikan dan ketampanan. Sebenarnya, lebih dari itu, ajang ini adalah ruang strategis untuk melahirkan duta-duta wisata yang akan membawa nama Sabang ke panggung nasional bahkan internasional.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pariwisata Kota Sabang atas inisiasi dan penyelenggaraan kegiatan yang luar biasa ini. Sebuah ajang yang tidak hanya memukau, tetapi juga bermakna strategis bagi kemajuan pariwisata Sabang ke depan," ujarnya dengan penuh semangat.

Ucapan itu seakan menjadi penegasan bahwa arah pembangunan pariwisata Sabang tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga pada sumber daya manusia yang mampu menjadi wajah sekaligus penyampai cerita tentang daerahnya.

Foto | Audisi peserta  Putra Putri Pariwisata Kota Sabang Tahun 2025.

Suradji juga tidak lupa menyampaikan apresiasi khusus kepada para finalis yang berani tampil dan menunjukkan dedikasi. Baginya, keberanian anak muda untuk mencoba, belajar, dan mengembangkan diri adalah cermin dari jiwa progresif yang menjadi modal penting dalam pembangunan.

“Keberanian kalian untuk tampil, belajar, dan mengembangkan diri merupakan cerminan dari jiwa muda yang progresif dan penuh harapan,” katanya.

Menurutnya, ajang Putra-Putri Pariwisata memang bukan sekadar adu penampilan. Di balik panggung megah, terdapat proses panjang berupa pembekalan materi, pelatihan komunikasi, wawasan kebudayaan, hingga pemahaman tentang kepariwisataan. Semua itu dirancang agar generasi muda Sabang siap menjadi garda depan dalam mempromosikan potensi daerah.

Penyelenggaraan tahun ini terasa lebih bermakna karena bertepatan dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sabang ke-60 yang jatuh pada 24 Juni 2025. Nuansa kebersamaan dan semangat perayaan terasa kental, terlebih dengan tema HUT kali ini, “Harmoni dalam Keberagaman”.

“Tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi mencerminkan jati diri Kota Sabang yang kaya akan keberagaman sebagai destinasi pariwisata yang memikat,” ujarnya.

Foto | Wakil Wali Kota Sabang Drs Suradji Junus saat menyerahkan hadiah kepada juara 1Putra Putri Pariwisata Kota Sabang Tahun 2025 

Pada prinsipnya Sabang dikenal sebagai titik pertemuan beragam budaya, suku, dan tradisi.

Keberagaman itu menjadi kekuatan yang memperkaya identitas kota, sekaligus daya tarik bagi wisatawan. "Oleh karena itu, melalui ajang ini, harmoni tersebut kembali ditegaskan dalam wujud nyata: anak-anak muda Sabang yang mewakili wajah masa depan daerahnya tampil di atas panggung dengan penuh percaya diri.

Perlu dikerahui dan perlu digaris bawahi bahwa promosi pariwisata bukan hanya tugas pemerintah ataupun duta wisata terpilih. Setiap masyarakat Sabang adalah representasi dari citra daerah.

“Dalam semangat keberagaman yang harmonis ini, saya ingin menegaskan bahwa kita semua adalah duta wisata. Sikap ramah, keuletan, dan kearifan lokal yang kita tunjukkan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Bumi Sabang,” ujarnya.

Pesan ini terasa relevan. Sebab, pariwisata adalah sektor yang sangat bergantung pada keramahan masyarakat dan kualitas layanan. Seindah apa pun destinasi, jika tidak dibarengi dengan sikap ramah tamah dan pengalaman positif, wisatawan mungkin tidak akan kembali.

Foto | Seluruh finalis Putra Putri Pariwisata Kota Sabang Tahun 2025 saat melakukan sesi foto bersama pada malam penobatan 

Suradji juga menyinggung peran penting generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut pemuda sebagai motor penggerak perubahan yang akan membawa Sabang menuju masa depan gemilang.

“Khusus kepada para pemuda, peran kalian sangat penting di tengah upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pemuda adalah motor penggerak perubahan, agent of change yang akan membawa Kota Sabang ini menuju masa depan yang gemilang,” katanya.

Melalui ajang Putra-Putri Pariwisata, para pemuda Sabang tidak hanya mengasah kepercayaan diri, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab besar di masa depan.

Mereka belajar untuk menjadi komunikator yang baik, memahami pentingnya menjaga lingkungan, serta mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dalam pembangunan pariwisata.

Bagi Suradji, ajang Putra-Putri Pariwisata bukan hanya soal mencari sosok dengan penampilan menarik. Lebih dari itu, kompetisi ini mencari pribadi yang cakap dalam wawasan, keterampilan komunikasi, serta memiliki semangat pengabdian tinggi.

“Ajang ini memiliki makna strategis yang mendalam. Putra-Putri Pariwisata yang akan kita nobatkan malam ini diharapkan menjadi duta budaya dan pariwisata yang mampu mengangkat nama baik Sabang di kancah nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Mereka yang terpilih bukan hanya sekadar pemenang, melainkan wajah Sabang yang akan mewakili keramahan masyarakat, keindahan alam, serta kekayaan budaya daerah.

0 Komentar