.png)
Foto | Prakiraan cuaca Kota Sabang dan kondisi perairan Sabang–Banda Aceh pada Selasa (3/11/2026), berdasarkan data Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang. (Ilustrasi AI/Data BMKG/AGN)
Sabang.AGN – Kondisi cuaca di Kota Sabang dan sekitarnya pada Selasa (3/11/2026) diprakirakan didominasi berawan hingga cerah berawan. Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Sabang–Banda Aceh diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, S.T., M.P., melalui informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG menjelaskan kondisi tersebut berlaku mulai Selasa (3/11/2026) pukul 07.00 WIB hingga Rabu (4/11/2026) pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan data prakiraan, wilayah Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya diperkirakan mengalami cuaca berawan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. Kondisi kemudian berubah menjadi cerah berawan mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari. Memasuki dini hari, cuaca di kedua wilayah tersebut kembali diprakirakan berawan.
Sementara itu, Kecamatan Sukamakmue diperkirakan mengalami cuaca berawan pada pagi hari hingga pukul 10.00 WIB. Kondisi cerah berawan mulai mendominasi sejak pukul 13.00 WIB hingga malam, sebelum kembali berawan pada dini hari. Suhu udara di wilayah Sabang secara umum diprakirakan berkisar 24–31 derajat Celsius dengan kelembapan 71–95 persen dan kecepatan angin sekitar 16 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Sabang–Banda Aceh, BMKG memprakirakan kondisi cuaca cerah berawan dengan arah angin bertiup dari timur laut hingga timur. Kecepatan angin diperkirakan berada pada kisaran 1–10 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5–1,25 meter.
Selain cuaca dan gelombang laut, BMKG turut menyampaikan informasi pasang surut air laut. Pasang naik pertama diprakirakan terjadi pada pukul 02.00–03.00 WIB dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Pasang naik berikutnya diperkirakan berlangsung pukul 15.00–16.00 WIB dengan ketinggian sekitar 1,2 meter.
Adapun kondisi surut pertama diprakirakan terjadi pada pukul 09.00–10.00 WIB dengan ketinggian muka air sekitar 0,6 meter. Sementara surut berikutnya diperkirakan berlangsung pada pukul 21.00–22.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,8 meter.
Informasi prakiraan tersebut dapat menjadi acuan awal bagi masyarakat, nelayan, dan pengguna transportasi laut dalam merencanakan aktivitas. Meski gelombang diperkirakan berada pada kategori rendah, pengguna jasa pelayaran tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca terkini serta mengikuti informasi terbaru dari BMKG karena keadaan di perairan dapat mengalami perubahan.[ARD]
0 Komentar