Wawako Sabang Minta WNA Hormati Adat dan Budaya Lokal

Foto | Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menerima audiensi Kepala Kantor Imigrasi Sabang bersama jajaran.(dok.AGN)
Sabang.AGN – Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, meminta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Sabang menghormati adat, budaya dan norma yang berlaku di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Suradji saat menerima audiensi dan silaturahmi Kepala Kantor Imigrasi Sabang bersama jajaran di ruang kerja Wali Kota Sabang, Rabu, 29 September 2026.

Pertemuan itu turut didampingi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Sabang. Audiensi membahas koordinasi dan persiapan sosialisasi yang akan dilakukan Kantor Imigrasi Sabang kepada warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah Kota Sabang.

Suradji menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, sosialisasi kepada wisatawan asing penting dilakukan agar mereka memahami kondisi sosial, budaya dan kebiasaan masyarakat setempat selama berada di Sabang.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sabang terbuka dan menyambut baik kedatangan wisatawan dari berbagai negara. Kehadiran wisatawan asing menjadi bagian dari geliat pariwisata yang terus berkembang di Pulau Weh.

Namun, keterbukaan itu menurutnya tetap harus disertai sikap saling menghormati. Para wisatawan diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan adat dan norma kesopanan yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah tata cara berpakaian di ruang publik. Suradji berharap wisatawan asing dapat memperhatikan kepantasan berpakaian sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai dan kearifan lokal masyarakat Sabang.

Pesan tersebut nantinya diharapkan dapat disampaikan dalam sosialisasi yang dipersiapkan Imigrasi Sabang kepada para WNA yang berada di wilayah Kota Sabang.

Menurut Suradji, menjaga kearifan lokal bukan berarti membatasi keterbukaan pariwisata. Sebaliknya, penghormatan terhadap budaya setempat menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang baik antara wisatawan dan masyarakat.

Ia juga berharap seluruh pihak dapat mengambil peran dalam menjaga suasana pariwisata Sabang tetap aman, nyaman dan kondusif, termasuk pemerintah, masyarakat, pelaku usaha wisata maupun wisatawan.

Dengan komunikasi dan pemahaman yang baik, kehadiran wisatawan asing diharapkan tetap memberikan dampak positif bagi pariwisata Sabang tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah.[DIKK]

0 Komentar