
Foto | Danau Aneuk Laot Sabang. Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus dalam rancangan program pembangunan Kota Sabang tahun anggaran 2027.(dok.AGN)
Sabang.AGN – Pariwisata kembali ditempatkan sebagai salah satu tumpuan pembangunan ekonomi Kota Sabang dalam perencanaan program pemerintah tahun 2027. Pemerintah kota mengarahkan sektor tersebut agar dapat berperan sebagai penggerak perekonomian yang berkelanjutan.
Arah kebijakan itu disampaikan Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, dalam pidato pengantar pada Rapat Paripurna ke-1 DPRK Sabang, Rabu (28/10/2026). Agenda tersebut sekaligus menjadi forum penyampaian rancangan KUA dan PPAS APBK Sabang tahun anggaran 2027.
Dalam dokumen perencanaan yang dipaparkan, program kerja pemerintah tidak hanya difokuskan pada urusan wajib pelayanan dasar. Pariwisata juga mendapat perhatian sebagai sektor unggulan yang diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pengembangan ekonomi kota dirancang dengan pendekatan yang menghubungkan kepariwisataan, pertanian, dan ekonomi kerakyatan. Ketiga bidang tersebut tercantum dalam arah prioritas pembangunan untuk membentuk perekonomian perkotaan yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing.
Dukungan terhadap sektor pariwisata juga tercermin dalam agenda peningkatan kualitas infrastruktur kota. Infrastruktur dipandang sebagai salah satu bagian yang perlu diperhatikan untuk menunjang pengembangan sektor unggulan tersebut, selain upaya memperbaiki kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
Meski demikian, rancangan pembangunan 2027 tetap mencakup berbagai urusan lain yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah kota turut memasukkan peningkatan kesehatan, kesejahteraan, kualitas permukiman, dan konektivitas wilayah ke dalam prioritas yang disiapkan.
Penempatan pariwisata dalam dokumen perencanaan ini menunjukkan bahwa pengembangan sektor unggulan tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan ekonomi Sabang tahun depan. Pelaksanaannya akan berada dalam kerangka program dan penganggaran daerah yang dibahas bersama DPRK Sabang.[DIKK]
0 Komentar