
Foto | Infografik Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengenai prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya untuk periode 23–24 Oktober 2026.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Masyarakat Kota Sabang dan sekitarnya perlu memperhatikan perubahan kondisi cuaca dalam 24 jam ke depan. Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang memprakirakan cuaca pada Jumat, 23 Oktober 2026, hingga Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB, didominasi kondisi cerah berawan dan berawan pada siang hari, dengan potensi hujan ringan pada malam hari.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang diterbitkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, kondisi tersebut diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Sukajaya, Sukakarya, dan sekitarnya.
Pada pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah berawan. Memasuki siang hingga sore hari, sekitar pukul 13.00–16.00 WIB, kondisi cuaca berpotensi berubah menjadi berawan.
Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi pada malam hari, terutama sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Setelah tengah malam, cuaca diperkirakan kembali berawan sebelum berpotensi menjadi berawan tebal menjelang pagi.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, melalui informasi prakiraan cuaca tersebut menyampaikan gambaran kondisi atmosfer yang perlu menjadi perhatian masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hari, terutama pengendara kendaraan bermotor, disarankan menyiapkan perlengkapan antisipasi hujan serta tetap berhati-hati apabila kondisi jalan menjadi licin.
Selain cuaca daratan, BMKG juga mengeluarkan prakiraan kondisi perairan pada jalur Sabang–Banda Aceh untuk Jumat, 23 Oktober 2026. Informasi ini penting diperhatikan oleh masyarakat yang menggunakan transportasi laut, nelayan, serta pelaku kegiatan wisata bahari.
Dalam prakiraan tersebut, kondisi cuaca perairan diperkirakan berawan tebal. Angin bertiup dari arah timur laut hingga timur dengan kecepatan sekitar 5–10 knot. Tinggi gelombang diprakirakan berada pada kategori rendah, berkisar 0,5–1,25 meter.
BMKG mencatat terdapat dua periode pasang surut dan dua periode pasang naik yang ditampilkan dalam informasi harian. Pasang surut pertama diprakirakan berlangsung pukul 24.00–01.00 dengan ketinggian 0,7 meter, sedangkan pasang naik pertama terjadi pukul 07.00–08.00 dengan ketinggian 1,4 meter.
Selanjutnya, pasang surut kedua diprakirakan terjadi pukul 12.00–13.00 dengan ketinggian 0,4 meter. Adapun pasang naik kedua berlangsung sekitar pukul 20.00–21.00 dengan ketinggian 1,5 meter.
Meski tinggi gelombang diprakirakan rendah, masyarakat yang hendak menyeberang melalui jalur Sabang–Banda Aceh tetap perlu memperhatikan informasi cuaca terbaru dan mengikuti arahan petugas maupun operator transportasi laut. Kondisi cuaca di laut dapat berubah sehingga kesiapan sebelum keberangkatan tetap diperlukan.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, terutama ketika merencanakan perjalanan laut maupun kegiatan wisata di kawasan pesisir.[ARD]
0 Komentar