Perpustakaan Sabang Punya 2.000 Buku Anak, Bunda Literasi Ajak Gemar Membaca

Foto | Bunda Literasi Kota Sabang, Nuri Zulkifli, mengunjungi Perpustakaan Kota Sabang, Senin (5/10/2026).(dok.AGN)

Sabang.AGN – Kebiasaan membaca perlu dibangun sejak usia dini agar anak terbiasa menjadikan buku sebagai bagian dari proses belajar. Hal tersebut disampaikan Bunda Literasi Kota Sabang, Nuri Zulkifli, saat mengunjungi Perpustakaan Kota Sabang, Senin (5/10/2026).

Nuri yang juga menjabat Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Ketua TP Posyandu sekaligus Penasehat BKMT Kota Sabang, mengajak anak-anak mengenal perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar dan menemukan berbagai bacaan.

Menurutnya, membaca tidak harus selalu dilakukan dalam suasana formal. Orang tua dapat memanfaatkan waktu luang dengan mengajak anak berkunjung ke perpustakaan sekaligus memilih buku yang sesuai dengan usia dan ketertarikan mereka.

“Generasi cerdas adalah generasi yang hobi membaca dan pada kesempatan ini saya mengajak generasi sejak dini mencintai buku,” kata Nuri.

Dalam kunjungan tersebut, Nuri didampingi Ketua BKMT Kota Sabang, Erwani Meutia. Keduanya melihat langsung koleksi bacaan yang tersedia di perpustakaan sekaligus mempersiapkan kegiatan mendongeng yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (6/10/2026).

Nuri mengatakan koleksi bacaan anak yang tersedia cukup beragam dan dapat menjadi pilihan bagi orang tua untuk mengenalkan buku kepada anak. Ia juga berencana membacakan sejumlah cerita dalam kegiatan mendongeng tersebut.

“Saya liat banyak sekali buku yang menarik untuk dibacakan ke anak-anak dan saya besok jadwalnya membaca ragam buku dongeng untuk anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sabang, Ricky Irvanda, mengatakan pihaknya menyediakan berbagai jenis koleksi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Untuk kategori bacaan anak, perpustakaan memiliki sekitar 2.000 eksemplar buku. Selain itu, tersedia sekitar 300 eksemplar buku referensi seperti kamus serta sekitar 20.000 eksemplar buku umum.

Tidak hanya menyediakan buku, perpustakaan juga memiliki delapan unit komputer yang dapat digunakan oleh pengunjung. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari layanan perpustakaan untuk mendukung kebutuhan belajar masyarakat.

Ricky menjelaskan buku-buku yang tersedia dapat dibaca langsung di perpustakaan. Bagi masyarakat yang telah memiliki kartu perpustakaan, koleksi tertentu juga dapat dipinjam untuk dibawa pulang.

“Semua buku ini boleh dibaca di sini dan boleh juga dibawa pulang bagi pemegang kartu perpustakaan,” ujarnya.

Perpustakaan Kota Sabang melayani masyarakat pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat. Dengan koleksi dan fasilitas yang tersedia, perpustakaan diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang belajar sekaligus tempat anak-anak mengenal berbagai cerita dan pengetahuan melalui buku.[DIKK]

0 Komentar