OSIS SMA Negeri 2 Sabang Jadi Wadah Kepemimpinan Siswa, Salsabila–Aleesya Terpilih Pimpin Periode 2026-2027

Foto | Salsabila Ariba dan Cut Aleesya El Queenza terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 2 Sabang periode 2026-2027.(dok.AGN)

Sabang.AGN – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Sabang kembali menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar memimpin, berorganisasi dan mengambil peran dalam berbagai kegiatan sekolah. 

Melalui pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026-2027, siswa diberikan kesempatan menentukan sendiri sosok yang akan membawa organisasi tersebut selama satu periode ke depan.

Hasil pemilihan menetapkan pasangan Salsabila Ariba dan Cut Aleesya El Queenza sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 2 Sabang. Pasangan nomor urut 1 itu memperoleh 74,4 persen suara, mengungguli pasangan Haikal Daffa dan Falisha Taraliansa yang meraih 25,6 persen suara.

Pemilihan tersebut diikuti warga sekolah yang memiliki hak suara. Dari sekitar 590 warga sekolah yang terdiri dari 540 siswa serta 50 guru dan tenaga kependidikan, sebanyak 453 orang menggunakan hak pilihnya.

Kepala SMA Negeri 2 Sabang, Nasrizal, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan keberadaan OSIS memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan siswa, Senin (5/10/2026).

Karena itu, proses pemilihan pengurus OSIS tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran siswa dalam menjalankan kehidupan organisasi.

Menurut Nasrizal, pemilihan tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya karena sekolah mulai menggunakan sistem digital dalam proses pemungutan suara. Penerapan metode tersebut sekaligus memberikan pengalaman baru kepada siswa dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan sekolah.

Selain menjadi wadah organisasi, OSIS juga menjadi sarana bagi siswa untuk terlibat langsung dalam merancang dan menjalankan berbagai kegiatan. Pengalaman tersebut dinilai penting karena siswa belajar bekerja sama, menyampaikan gagasan, menjalankan tanggung jawab serta mengambil keputusan bersama.

Nasrizal menyebut pengalaman mengikuti pemilihan OSIS juga dapat menjadi bekal bagi siswa ketika nantinya mereka memasuki tahapan sebagai pemilih pemula dalam pemilihan umum. Dari lingkungan sekolah, siswa mulai diperkenalkan dengan proses memilih, menghormati pilihan orang lain dan menjalankan prinsip demokrasi.

Sementara itu, Ketua OSIS SMA Negeri 2 Sabang periode 2025-2026, Annisa Nada Zahira, mengatakan kepengurusan sebelumnya telah menjalankan sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari aktivitas siswa di sekolah. Di antaranya pembacaan Yasin, tausiyah dan zikir bersama yang dilaksanakan setiap Jumat pagi.

Dalam proses pemilihan kali ini, muncul pula sejumlah gagasan baru yang diharapkan dapat dikembangkan oleh kepengurusan berikutnya. Salah satunya adalah rencana menghidupkan kembali kegiatan drum band SMA Negeri 2 Sabang yang sudah cukup lama tidak berjalan.

Ketua OSIS terpilih, Salsabila Ariba, mengatakan kepengurusan baru akan berupaya menjaga program yang selama ini memberikan manfaat bagi siswa. Pada saat yang sama, dirinya bersama Cut Aleesya El Queenza juga ingin menjalankan organisasi sesuai visi dan misi yang telah disampaikan selama proses pemilihan.

Menurut Salsabila, amanah sebagai Ketua OSIS merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan bersama. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan dapat membangun kerja sama dengan seluruh siswa sehingga OSIS tidak hanya menjadi organisasi formal di sekolah, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi siswa untuk berkreasi, berprestasi dan mengembangkan kemampuan diri.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 2 Sabang sendiri dilaksanakan dengan prinsip langsung, umum, bebas dan rahasia. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan ruang kepada siswa untuk belajar berdemokrasi sekaligus mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan memimpin dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil bersama.[DIKK]

0 Komentar