
Foto | Tim SAR memperluas pencarian tiga nelayan asal Gampong Krueng Raya yang hilang kontak saat mencari lobster di perairan Pulau Rondo, Sabang.(dok.screenshot Video untuk AGN)
Sabang.AGN – Upaya pencarian tiga nelayan asal Gampong Krueng Raya, Kota Sabang, yang hilang kontak saat mencari lobster di perairan Pulau Rondo terus berlanjut. Pada Kamis (15/10/2026), tim Search and Rescue (SAR) memperluas area penyisiran hingga ke perairan Pulau Aceh dan sejumlah pulau di sekitarnya.
Kepala Pos SAR Sabang, Adrian Helmi, mengatakan perluasan pencarian dilakukan untuk menelusuri kemungkinan keberadaan ketiga nelayan yang belum kembali sejak berangkat melaut pada Senin (12/10).
Berdasarkan informasi dari keluarga, ketiganya berangkat sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka biasanya kembali ke daratan pada Selasa pagi hingga menjelang siang. Namun, sampai Rabu, keluarga belum menerima kabar sehingga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.
“Berdasarkan keterangan keluarga, biasanya mereka sudah kembali pada Selasa sekitar pukul 10.00 sampai 12.00 WIB. Namun, sampai Rabu mereka belum juga kembali sehingga keluarga memutuskan melaporkan kejadian ini,” kata Adrian.
Pada tahap awal, tim SAR memusatkan pencarian di kawasan Batu Rondo, yang diketahui menjadi lokasi para nelayan biasa menangkap ikan dan lobster. Informasi dari nelayan setempat menyebutkan ketiganya sempat terlihat bergerak ke arah Sabang pada Selasa sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Meski demikian, penyisiran di kawasan tersebut belum membuahkan hasil. Tim kemudian memperluas pencarian ke perairan Pulau Aceh dan pulau-pulau di sekitarnya untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan korban akibat pengaruh arus laut.
Dalam operasi tersebut, SAR mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) dengan delapan personel. Informasi mengenai hilangnya ketiga nelayan juga disebarluaskan kepada kapal-kapal yang melintas agar awak kapal dapat segera melapor jika menemukan petunjuk yang berkaitan dengan keberadaan mereka.
Koordinasi lintas wilayah turut dilakukan dengan menyampaikan informasi pencarian kepada pihak terkait di India, Thailand, dan Sri Lanka. Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan informasi apabila terdapat laporan atau temuan yang berhubungan dengan ketiga nelayan tersebut.
Adrian menjelaskan, waktu pelaksanaan operasi pencarian belum dapat dipastikan. Evaluasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan hasil penyisiran, kondisi lapangan, serta analisis arah angin dan arus laut yang dapat membantu menentukan area pencarian berikutnya.
Cuaca yang tidak menentu dalam dua hari terakhir juga menjadi tantangan bagi tim di lapangan. Hujan dan kabut asap yang membatasi jarak pandang turut menjadi faktor yang perlu diperhitungkan selama operasi berlangsung.
“Kami masih terus berupaya melakukan pencarian. Untuk berapa lama operasi dilanjutkan, akan dievaluasi berdasarkan hasil pencarian dan analisis kondisi arus laut,” ujar Adrian.
Tiga nelayan yang masih dalam pencarian tersebut adalah Suryadi, berusia sekitar 49–50 tahun, Subahan (31), dan Nasrizal (28). Hingga Kamis (15/10), tim SAR masih berupaya menemukan keberadaan mereka, sementara keluarga menanti kabar dari proses pencarian yang terus dilakukan.[DIKK]
0 Komentar