Gempa M5,9 Guncang Aceh Jaya, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

 

Foto | Ilustrasi gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang Aceh Jaya pada Minggu (4/10/2026) pagi.(dok.kreasi AI AGN)

Aceh Jaya.AGN – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, Minggu (4/10/2026) pagi. Guncangan dengan magnitudo 5,9 tersebut membuat warga di sejumlah wilayah panik dan keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 06.37.33 WIB. Episenter berada di laut sekitar 56 kilometer barat daya Calang, Aceh Jaya, pada koordinat 4,55 derajat Lintang Utara dan 95,08 derajat Bujur Timur dengan kedalaman sekitar 55 kilometer. 

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa berkaitan dengan aktivitas subduksi lempeng dan memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. 

Guncangan dirasakan di sejumlah daerah. Intensitas IV MMI tercatat dirasakan di Sampoiniet, Darul Hikmah, Setia Bakti, Kota Calang, serta Kota Jantho. Sementara Meulaboh merasakan guncangan dengan intensitas III MMI.

Di Calang, kepanikan sempat terjadi setelah gempa mengguncang kawasan tersebut. Sejumlah warga berhamburan keluar dari bangunan sebagai respons spontan terhadap guncangan yang dirasakan cukup kuat.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya, Irma Hanum, memastikan sejauh pemantauan yang dilakukan pihaknya belum ditemukan kerusakan pada infrastruktur akibat gempa tersebut.

“Kerusakan infrastruktur tidak ada,” kata Irma, seperti dikutip RRI, Minggu.

Meski tidak ditemukan kerusakan bangunan, BPBK membenarkan adanya barang dagangan yang berjatuhan di salah satu swalayan di Calang akibat guncangan gempa. Kondisi tersebut membuat pihak toko harus menata kembali barang-barang yang berserakan. 

BPBK Aceh Jaya juga menyebut kondisi masyarakat setelah gempa berangsur kembali normal. Warga yang sempat keluar rumah kemudian kembali menjalankan aktivitas masing-masing. Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan sarana dan prasarana. 

Masyarakat tetap diminta tidak panik dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi. BPBK juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dengan menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas yang mudah dibawa apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

BMKG sebelumnya juga menyampaikan bahwa hingga pukul 07.10 WIB belum terdeteksi aktivitas gempa susulan (aftershock). Masyarakat diminta tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengacu pada informasi resmi BMKG.[ZAK]

0 Komentar