Dari Lomba Perahu Naga hingga Jelajah Alam, Ini Agenda PSAF 2026 di Sabang

Foto | Kawasan Waduk Paya Seunara, Sabang, dipersiapkan menjadi pusat kegiatan Paya Seunara Adventure Festival 2026 yang menggabungkan olahraga, rekreasi, dan wisata alam.(dok.kreasi AI AGN)

Sabang.AGN – Paya Seunara Adventure Festival (PSAF) 2026 diproyeksikan menjadi ajang promosi wisata yang melibatkan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi alam Kota Sabang kepada pengunjung dari berbagai daerah. 

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 November 2026 itu akan dipusatkan di Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue.

Keuchik Gampong Paya Seunara, Azhar bin Abdul Wahab, mengatakan penyelenggaraan festival tersebut kini tidak hanya berkaitan dengan kegiatan masyarakat gampong, tetapi juga menyangkut nama Kota Sabang sebagai tuan rumah, Selasa (20/10/2026).

Karena itu, persiapan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Menurut Azhar, meningkatnya perhatian terhadap PSAF 2026 menjadi peluang untuk memperkenalkan Waduk Paya Seunara melalui konsep wisata berbasis olahraga dan partisipasi masyarakat. Festival ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta, wisatawan, serta warga yang terlibat dalam kegiatan.

“Dengan semakin luasnya perhatian dan antusiasme terhadap PSAF 2026, penyelenggaraan kegiatan tidak hanya dipandang sebagai agenda olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi waduk Paya Seunara Sabang melalui sport tourism dan community-based event,”

Azhar menjelaskan, gagasan penyelenggaraan PSAF berawal dari inisiatif masyarakat setempat, terutama kalangan pemuda yang secara sukarela mengambil bagian dalam mempersiapkan kegiatan. Mereka turut membuka dan menyiapkan jalur lintasan serta merancang konsep acara berdasarkan potensi yang dimiliki kawasan Paya Seunara.

Seiring perkembangannya, minat terhadap festival tersebut meluas hingga menjangkau calon peserta dari luar Sabang dan luar Aceh. Kondisi ini mendorong panitia untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Sabang.

Perubahan jadwal yang sebelumnya direncanakan pada 8–9 Agustus 2026 menjadi 21–22 November 2026 juga diharapkan memberikan kesempatan bagi panitia untuk membenahi berbagai kekurangan. Meski pengunduran waktu sempat mengecewakan sebagian peserta, panitia berkomitmen memanfaatkan tambahan waktu tersebut untuk mematangkan persiapan.

Dalam rencana pelaksanaannya, PSAF 2026 akan menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari Open Turnamen Catur, lomba perahu naga, jalan santai di kawasan Waduk Paya Seunara, hingga Jelajah Alam Paya Seunara. Panitia juga merencanakan Fishing Competition serta kegiatan bertajuk Explore The Hidden Trails of Sabang.

Rangkaian kegiatan tersebut memadukan olahraga, rekreasi, dan penjelajahan alam. Dengan konsep itu, kawasan Waduk Paya Seunara diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kegiatan wisata berbasis komunitas.

Azhar mengajak masyarakat, komunitas, pelaku usaha, pemerintah, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung PSAF untuk terus berkolaborasi hingga kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan festival membutuhkan keterlibatan bersama, terlebih karena penyelenggaraannya turut membawa nama Kota Sabang.

Panitia bersama Pemerintah Kota Sabang kini melanjutkan persiapan menuju pelaksanaan pada November mendatang. Melalui kerja sama tersebut, PSAF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan masyarakat Paya Seunara, tetapi juga membuka peluang promosi destinasi dan aktivitas ekonomi bagi warga setempat.[DIKK]

0 Komentar