.jpeg)
Foto | Kegiatan Bunda Bercerita berlangsung di Perpustakaan Kota Sabang dengan melibatkan siswa kelas I SD 2 dan SD 12 Kota Sabang, Selasa (6/10/2026).(dok.AGN)
Sabang.AGN – Perpustakaan Kota Sabang terus didorong menjadi ruang yang lebih aktif untuk kegiatan literasi dan interaksi masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan program Bunda Bercerita yang menghadirkan anak-anak untuk belajar dan menikmati cerita bersama, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang digelar Pokja II TP-PKK Kota Sabang tersebut mempertemukan Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD, Nuri Farisal, dengan para siswa kelas I dari SD 2 dan SD 12 Kota Sabang.
Mengusung tema “Membuka Jendela Dunia, Menumbuhkan Jiwa Literasi Sejak Dini”, kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Anak-anak diajak membaca, menjawab kuis dan mengikuti dongeng yang dibawakan Relawan Literasi Masyarakat (Relima), Dea Nizatilla.
Kehadiran anak-anak di perpustakaan sekaligus menjadi bagian dari upaya mengenalkan fasilitas tersebut sebagai tempat belajar yang menyenangkan. Aktivitas membaca kemudian dipadukan dengan cerita dan interaksi sehingga anak tidak hanya datang untuk melihat koleksi buku.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sabang melalui Kabid Perpustakaan, Ricky Irvanda, menyambut baik kegiatan yang berlangsung di perpustakaan tersebut.
Menurut Ricky, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan literasi sangat dibutuhkan untuk membuat perpustakaan semakin dekat dengan penggunanya.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari Ketua PKK Kota Sabang yang dilaksanakan di Perpustakaan Kota Sabang. Kami mendukung semaksimal mungkin, termasuk menyediakan fasilitas tempat acara,” ujar Ricky.
Ia berharap kegiatan seperti Bunda Bercerita tidak hanya berlangsung sekali. Menurutnya, kegiatan yang konsisten akan membantu menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang terus dikunjungi dan dimanfaatkan masyarakat.
“Saya harap kegiatan hari ini berkelanjutan, jangan sekali saja, tetapi harus konsisten,” katanya.
Ricky juga mendorong semakin banyak sekolah, komunitas dan masyarakat memanfaatkan Perpustakaan Kota Sabang untuk berbagai aktivitas. Dengan semakin banyaknya kegiatan, ia berharap jumlah kunjungan ke perpustakaan ikut meningkat.
Sementara itu, melalui kegiatan tersebut, Nuri Farisal mengajak anak-anak membangun kedekatan dengan buku sejak usia dini. Ia menilai aktivitas bercerita dapat menjadi salah satu cara menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan berbagai nilai positif kepada anak.
Ke depan, pemanfaatan perpustakaan diharapkan tidak terbatas pada aktivitas membaca, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi, pembelajaran dan kegiatan literasi yang melibatkan lebih banyak sekolah maupun komunitas di Kota Sabang.[DIKK]
0 Komentar