BMKG Sabang Prakirakan Hujan Ringan dan Gelombang Sedang, Nelayan Diminta Cermati Kondisi Laut

 

Foto | Ilustrasi BMKG memprakirakan tinggi gelombang perairan Sabang–Banda Aceh berkisar 1,25–2,5 meter pada Selasa, 20 Oktober 2026.(dok.kreasi AI AGN)

Sabang.AGN – Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Sabang dan sekitarnya serta kondisi perairan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Informasi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya nelayan, pengguna transportasi laut, dan warga yang beraktivitas di kawasan pesisir.

Berdasarkan infografis prakiraan cuaca yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada 20 Oktober hingga pukul 07.00 WIB pada 21 Oktober 2026, sejumlah wilayah di Kota Sabang diprakirakan mengalami hujan ringan pada pagi hari.

Wilayah yang tercantum dalam prakiraan tersebut meliputi Kecamatan Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue. Hujan ringan diprakirakan terjadi sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, kemudian kondisi cuaca beralih menjadi berawan tebal mulai siang hingga pagi hari berikutnya.

Parameter cuaca yang ditampilkan BMKG menunjukkan kelembapan udara berkisar 70–95 persen dengan suhu udara sekitar 24–32 derajat Celsius. Sementara itu, kecepatan angin pada infografis cuaca tercatat mencapai 15 kilometer per jam.

Selain cuaca daratan, BMKG juga merilis prakiraan cuaca perairan dan pasang surut untuk lintasan Sabang–Banda Aceh pada 20 Oktober 2026. Informasi ini penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut maupun menjalankan aktivitas perikanan.

Dalam prakiraan perairan tersebut, kondisi cuaca diperkirakan mengalami hujan ringan, dengan arah angin dari barat daya hingga barat dan kecepatan sekitar 5–15 knot. Tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kategori sedang, yakni berkisar 1,25–2,5 meter.

Kondisi gelombang tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di laut. Pengguna jasa penyeberangan juga disarankan memeriksa informasi terbaru dari pihak terkait sebelum berangkat karena keadaan cuaca dan laut dapat berubah.

Prakiraan BMKG turut mencantumkan informasi pasang surut. Pasang surut pertama tercatat pada pukul 11.00–12.00 dengan ketinggian 0,7 meter dan pasang naik pada pukul 05.00–06.00 dengan ketinggian 1,2 meter. Siklus berikutnya mencantumkan surut pada pukul 24.00–01.00 dengan ketinggian 0,8 meter serta pasang naik pada pukul 18.00–19.00 dengan ketinggian 1,1 meter.

Masyarakat diimbau menggunakan informasi prakiraan sebagai salah satu pertimbangan dalam merencanakan kegiatan, terutama aktivitas yang bergantung pada kondisi laut. Nelayan dan operator kapal perlu memperhatikan perkembangan cuaca, tinggi gelombang, serta arahan keselamatan pelayaran dari otoritas yang berwenang.

Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang menjadi salah satu sumber informasi cuaca bagi masyarakat di wilayah Sabang dan sekitarnya. Pembaruan prakiraan perlu dipantau secara berkala agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca terkini.[ARD]

0 Komentar