BMKG Sabang Prakirakan Hujan Ringan dan Gelombang hingga 2,5 Meter pada 29 Oktober

 

Foto | Prakiraan cuaca perairan Sabang–Banda Aceh pada 29 Oktober 2026 mencantumkan tinggi gelombang 1,25–2,5 meter dengan kategori sedang.(dok.Ilustrasi AI AGN)

Sabang.AGN – Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Sabang dan sekitarnya yang berlaku mulai Kamis (29/10/2026) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (30/10/2026) pukul 07.00 WIB. Dalam periode tersebut, sejumlah wilayah diprakirakan mengalami hujan ringan, terutama pada pagi hari dan menjelang dini hari.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG, kondisi di Kecamatan Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue menunjukkan perubahan cuaca sepanjang periode pengamatan. Hujan ringan diprakirakan terjadi pada pagi hari, sementara kondisi berawan hingga berawan tebal berpotensi mendominasi sejumlah waktu pada siang dan malam hari.

Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, ketiga wilayah tersebut diprakirakan mengalami hujan ringan. Memasuki pukul 10.00 WIB, cuaca di Sukajaya dan Sukakarya diprakirakan berawan tebal, sedangkan Sukamakmue berawan.

Pada siang hingga malam hari, kondisi cuaca diprakirakan didominasi awan dengan tingkat tutupan yang bervariasi. Sementara itu, hujan ringan kembali berpotensi terjadi pada dini hari hingga pagi berikutnya, yakni sekitar pukul 01.00, 04.00, dan 07.00 WIB.

BMKG juga mencantumkan prakiraan suhu udara berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara sekitar 71–93 persen. Informasi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan masyarakat dalam merencanakan aktivitas di luar ruangan.

Selain prakiraan cuaca daratan, BMKG turut menyampaikan informasi kondisi perairan pada jalur Sabang–Banda Aceh untuk 29 Oktober 2026. Dalam prakiraan tersebut, tinggi gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 1,25–2,5 meter atau kategori sedang, dengan kecepatan angin sekitar 5–10 knot dan arah angin timur laut hingga timur.

Kondisi perairan tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut yang beraktivitas di jalur Sabang–Banda Aceh. Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang dari BMKG serta mengikuti arahan petugas dan operator transportasi sebelum melakukan perjalanan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, menjadi narasumber yang dapat dikonfirmasi terkait perkembangan kondisi cuaca dan perairan di wilayah tersebut. Untuk memastikan informasi terkini, masyarakat dapat memantau kanal resmi BMKG Sabang, terutama apabila terdapat perubahan kondisi atmosfer maupun laut yang berpotensi memengaruhi aktivitas harian dan pelayaran.[DIKK]

0 Komentar