
Foto | Kondisi
perairan Sabang menjadi perhatian pengguna jasa penyeberangan dan nelayan
menyusul prakiraan gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25–2,5
meter.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Kondisi perairan pada jalur pelayaran Sabang–Banda Aceh diprakirakan memiliki gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada Kamis, 22 Oktober 2026. Informasi tersebut menjadi perhatian bagi pengguna jasa penyeberangan, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir.
Berdasarkan prakiraan cuaca perairan dan pasang surut yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, kondisi cuaca di perairan tersebut diperkirakan berawan tebal. Angin bertiup dari arah timur laut hingga timur dengan kecepatan sekitar 5–10 knot.
Informasi mengenai kondisi laut ini penting diperhatikan oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut maupun kegiatan perikanan. Perubahan cuaca dan gelombang dapat memengaruhi kenyamanan pelayaran sehingga pengguna jasa transportasi laut perlu mengikuti informasi resmi sebelum berangkat.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, menjadi narasumber yang relevan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca dan kondisi perairan di wilayah tersebut. Adapun data yang tercantum dalam grafis BMKG menunjukkan bahwa ketinggian gelombang diprakirakan berada pada rentang 1,25–2,5 meter dengan kategori sedang.
Sementara itu, prakiraan cuaca untuk Kota Sabang dan sekitarnya berlaku mulai Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Prakiraan tersebut mencakup tiga kecamatan, yakni Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue.
Pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, kondisi cuaca di ketiga kecamatan diprakirakan cerah berawan. Memasuki pukul 13.00 WIB, cuaca diprakirakan berubah menjadi berawan tebal, kemudian berawan pada sore hingga sebagian malam hari. Kondisi berawan tebal kembali diprakirakan muncul pada pukul 04.00 hingga 07.00 WIB.
BMKG juga mencantumkan prakiraan suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 71–93 persen. Kecepatan angin dalam grafis prakiraan cuaca wilayah daratan tercatat sekitar 18 kilometer per jam, sedangkan prakiraan perairan mencantumkan kecepatan angin 5–10 knot.
Selain kondisi cuaca, informasi pasang surut turut menjadi perhatian bagi aktivitas di pesisir. Grafis prakiraan perairan mencantumkan periode pasang surut sekitar pukul 00.00–01.00 WIB, pasang naik pukul 07.00–08.00 WIB, pasang surut pukul 12.00–13.00 WIB, dan pasang naik pukul 20.00–21.00 WIB. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai maupun pelabuhan dapat menyesuaikan kegiatannya dengan informasi tersebut dan memperhatikan pembaruan resmi dari BMKG.
Masyarakat, khususnya pengguna jasa penyeberangan Sabang–Banda Aceh, diimbau untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca dan kondisi gelombang menjelang perjalanan. Informasi terbaru dari BMKG serta arahan otoritas pelabuhan dan operator kapal perlu menjadi acuan dalam menentukan keselamatan pelayaran.[ARD]
0 Komentar