
Foto | Ilustrasi Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang memprakirakan cuaca Kota Sabang pada 2 Oktober 2026 didominasi berawan hingga cerah berawan.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang memprakirakan kondisi cuaca di Kota Sabang dan sekitarnya pada Jumat, 2 Oktober 2026, akan didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan pada siang dan sore hari.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Sukajaya, Sukakarya dan Sukamakmue diperkirakan mengalami cuaca berawan pada pagi hari.
“Untuk prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya pada 2 Oktober, secara umum kondisi berawan pada pagi hari, kemudian cerah berawan pada siang hingga sore hari,” kata Teguh berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.
Menurut prakiraan tersebut, kondisi cerah berawan berpotensi bertahan mulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB. Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan kembali berawan, kemudian berubah menjadi berawan tebal pada dini hari hingga pagi berikutnya.
Dari sisi parameter cuaca, kelembapan udara di wilayah Sabang diprakirakan berada pada kisaran 75 hingga 92 persen, dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 28 derajat Celsius. Sementara kecepatan angin diprakirakan sekitar 10 kilometer per jam.
Teguh juga menyampaikan kondisi perairan Sabang-Banda Aceh perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan aktivitas di laut. Berdasarkan prakiraan perairan dan pasang surut, cuaca di wilayah perairan diprakirakan berawan tebal, dengan arah angin dari barat daya hingga barat.
“Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 1 sampai 10 knot, sedangkan tinggi gelombang berada pada kategori sedang, yakni sekitar 1,25 sampai 2,5 meter,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, pengguna jasa transportasi laut, khususnya masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur Sabang-Banda Aceh, diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi gelombang sebelum melakukan perjalanan.
Untuk pasang surut, BMKG mencatat pasang pertama terjadi sekitar pukul 00.00–01.00 WIB dengan ketinggian sekitar 1,7 meter. Selanjutnya, air laut surut pada 07.00–08.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,4 meter.
Pasang kembali diprakirakan terjadi pada 13.00–14.00 WIB dengan ketinggian sekitar 1,4 meter, kemudian kembali surut pada 18.00–19.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,5 meter.
Teguh mengingatkan kondisi cuaca dan laut dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat maupun pelaku transportasi laut disarankan mengikuti informasi resmi BMKG, terutama ketika akan melakukan aktivitas di perairan.
“Informasi cuaca dan kondisi perairan perlu terus dipantau karena kondisi atmosfer maupun laut dapat mengalami perubahan,” ujarnya.
Prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya tersebut berlaku mulai 2 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 3 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Sementara informasi perairan dan pasang surut Sabang-Banda Aceh berlaku untuk 2 Oktober 2026.[ARD]
0 Komentar