![]() |
| Foto | Logo Baitul Mal Kota Sabang.(dk.AGN) |
Sabang. AGN – Kesempatan memperoleh bantuan pendidikan dari Baitul Mal Kota Sabang kembali dibuka bagi para santri. Tahun ini, lembaga tersebut menyiapkan bantuan sebesar Rp1 juta untuk setiap penerima dengan sasaran awal sekitar 1.000 santri.
Pendaftaran calon penerima bantuan telah dibuka sejak 29 September dan akan berlangsung hingga 11 Oktober 2026. Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi santri yang menempuh pendidikan di Kota Sabang, tetapi juga mereka yang sedang belajar di luar daerah.
Plt Baitul Mal Kota Sabang, Mawardi S. TR, mengatakan angka 1.000 penerima masih berupa target awal. Jumlah penerima sebenarnya baru dapat diketahui setelah seluruh berkas yang masuk selesai diperiksa dan diverifikasi.
“Pelot anggaran kita target 1.000 orang yang kita bantu, namun nanti kita masing-masing orang dapat Rp1 juta, nanti kita akan salurkan dalam waktu dekat,” ujar Mawardi, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, proses bantuan pendidikan berbeda dengan penyaluran zakat yang datanya telah tersedia. Untuk bantuan santri, Baitul Mal masih harus menunggu dokumen dari calon penerima sebelum menentukan siapa saja yang memenuhi persyaratan.
Karena itu, jumlah penerima nantinya tidak mutlak harus mencapai 1.000 orang. Mawardi menyebut jumlah tersebut bisa berubah sesuai hasil verifikasi, termasuk apabila jumlah calon penerima yang memenuhi ketentuan ternyata lebih banyak dari target awal.
Jika jumlah pemohon melampaui kuota yang direncanakan, Baitul Mal akan melihat kembali kondisi anggaran dan hasil pemeriksaan berkas sebelum mengambil langkah selanjutnya. Tahapan tersebut dilakukan agar bantuan diberikan kepada penerima yang sesuai dengan ketentuan.
Program pendidikan bagi santri juga sebelumnya menjadi perhatian dalam monitoring dan evaluasi kesiapan penyaluran zakat dan infak Pemerintah Kota Sabang. Dalam kegiatan tersebut, bantuan bagi anak yatim dan santri, termasuk yang belajar di dalam maupun luar Sabang, turut mendapat perhatian.
Bantuan pendidikan tersebut merupakan salah satu bagian dari rencana pemanfaatan dana ZIS Baitul Mal Kota Sabang. Selain pendidikan, dana yang dikelola juga diarahkan untuk bantuan masyarakat kurang mampu, pembinaan guru agama dan pesantren serta program sosial lainnya.
Sementara itu, proses pencairan bantuan santri belum dapat dilakukan dalam waktu yang sama dengan penyaluran zakat yang datanya sudah tersedia. Baitul Mal masih memberikan kesempatan kepada calon penerima untuk menyerahkan dokumen hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Setelah masa pendaftaran berakhir, seluruh berkas akan melalui proses verifikasi. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk menetapkan penerima bantuan pendidikan santri tahun 2026.[DIKK]
.jpg)
0 Komentar