Baitul Mal Sabang Siapkan Dana ZIS Rp17 Miliar, 30 Rumah Duafa Masuk Rencana

Foto | Plt Baitul Mal Kota Sabang, Mawardi S. TR, (dok.AGN) 

Sabang.AGN – Baitul Mal Kota Sabang menyiapkan sejumlah program sosial yang akan dibiayai dari dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) dengan nilai sekitar Rp17 miliar. Dana tersebut direncanakan tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga untuk pendidikan, pemberdayaan serta pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan.

Plt Baitul Mal Kota Sabang, Mawardi S. TR, mengatakan sejumlah program tersebut merupakan bagian dari rencana kerja yang telah disusun sebelumnya. Ia mulai menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas pada 25 September 2026 setelah ditunjuk sehari sebelumnya.

Menurut Mawardi, salah satu sasaran utama dana tersebut adalah masyarakat yang masuk dalam kategori penerima zakat. Bantuan untuk fakir dan miskin akan diberikan sesuai dengan senif penerima, sementara masyarakat kurang mampu juga akan mendapat dukungan melalui program usaha.

Selain sektor ekonomi, Baitul Mal juga memasukkan pembinaan guru agama dan guru pesantren dalam daftar kegiatan. Program tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan di Kota Sabang.

Di sektor perumahan, Baitul Mal merencanakan pembangunan 30 unit rumah duafa. Selain pembangunan rumah baru, terdapat pula rencana rehabilitasi rumah warga yang membutuhkan agar bantuan yang diberikan tidak hanya menyasar kebutuhan konsumtif.

“Dan ada juga pembangunan rumah duafa sejumlah 30 unit. Kemudian rehab rumah, kemudian ada bantuan biaya pendidikan dan sebagainya, ada beberapa lagi,” kata Mawardi saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).

Program lain yang disebut dalam rencana kerja tersebut adalah rehabilitasi penginapan Barokah yang berada di depan Masjid Babussalam. Mawardi menyebut masih terdapat sejumlah kegiatan lain yang tercantum dalam dokumen rencana kerja Baitul Mal.

Rencana pembangunan rumah duafa menjadi salah satu bagian dari program rumah layak huni yang selama ini juga pernah dilakukan melalui penyaluran dana Baitul Mal. Pada 2022, sebanyak 19 unit rumah layak huni pernah disalurkan kepada warga Sabang yang tersebar di delapan gampong.

Dengan demikian, dana sekitar Rp17 miliar tersebut memiliki sejumlah sasaran berbeda. Selain bantuan kepada fakir dan miskin, pemanfaatannya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan keagamaan serta pembangunan dan perbaikan hunian warga.

Untuk saat ini, sebagian program masih berada dalam tahapan persiapan. Sementara beberapa kegiatan lainnya akan dilaksanakan mengikuti rencana kerja dan proses yang ditetapkan Baitul Mal Kota Sabang.[DIKK]

0 Komentar