
Foto
| Pembukaan AINC-9 Tahun 2026 yang mempertemukan tenaga keperawatan dan
akademisi dari sejumlah negara di Kota Sabang.(dok.Humas BPKS untuk AGN)
Sabang.AGN – Akademisi, tenaga keperawatan, dan mahasiswa dari Indonesia, Thailand, serta Malaysia berkumpul di Kota Sabang dalam The 9th Aceh International Nursing Conference (AINC-9) Tahun 2026, Jumat (9/10/2026). Dalam agenda internasional tersebut, Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) hadir melalui Deputi Teknik Pengembangan dan Tata Ruang, Fajran Zain.
Konferensi ini menjadi forum pertukaran gagasan mengenai perkembangan profesi keperawatan, terutama dalam menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Tahun ini, AINC-9 mengusung tema “Advancing Sociotechnopreneurship in Nursing: Leveraging Digital Innovation and Global Networks for Community Health Resilience”.
Sejumlah akademisi dan praktisi dari berbagai institusi turut mengisi konferensi. Mereka di antaranya Prof. Dr. Ners Ardia Putra, S.Kep., MNS dan Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH dari Universitas Syiah Kuala, Asisten Prof. Dr. Rohani Jeharse dari Prince of Songkla University, Pattani Campus, Thailand, serta Suwarni dari Akper Ibnu Sina Kota Sabang.
Pembicara lainnya adalah Deblina Roy, Ph.D. dari India dan Azlina Yusuf dari Universiti Sains Malaysia. Kehadiran para narasumber tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengenal beragam perspektif mengenai praktik keperawatan, pengembangan ilmu, dan inovasi pelayanan kesehatan.
Salah satu isu yang diangkat dalam AINC-9 ialah pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pelayanan keperawatan. Perkembangan teknologi dan jejaring internasional menjadi bagian dari pembahasan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam merespons tantangan kesehatan masyarakat.
Bagi peserta, konferensi ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman profesional dan memperluas hubungan akademik lintas negara. Interaksi antara mahasiswa, praktisi, dan peneliti diharapkan memperkaya wawasan mengenai pendekatan serta perkembangan terbaru dalam bidang keperawatan.
Partisipasi BPKS dalam kegiatan tersebut menempatkan lembaga itu sebagai salah satu unsur yang hadir dalam agenda internasional di Sabang. Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintahan hingga institusi pendidikan dan tenaga profesional dari sejumlah negara.
Penyelenggaraan AINC-9 diharapkan mendorong pertukaran pengetahuan dan memperluas kerja sama dalam pengembangan keperawatan. Gagasan yang dibahas dalam konferensi ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan serta penguatan ketahanan kesehatan masyarakat.[PIM]
0 Komentar