USK Terima Usulan Program Pendidikan Profesi Entomologi Kesehatan

Foto | Rektor USK Prof Mirza Tabrani menerima pengajuan pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Entomologi Kesehatan di Banda Aceh.(dok.Humas USK untuk AGN)

Banda Aceh.AGN – Universitas Syiah Kuala (USK) menerima usulan pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Entomologi Kesehatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan tenaga profesional di bidang kesehatan masyarakat.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Kolegium Entomologi Kesehatan, Dr Endah Setyaningrum, M.Biomed., dalam pertemuan bersama Rektor USK Prof Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., di Banda Aceh, Selasa (22/9/2026).

Program pendidikan profesi tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan tenaga yang memiliki kompetensi khusus dalam menangani persoalan kesehatan yang berkaitan dengan vektor penyakit dan lingkungan.

Endah mengatakan, keberadaan pendidikan profesi Entomologi Kesehatan di perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kehadiran program studi ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan, penelitian, dan kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat,” ujarnya.

Rektor USK Prof Mirza Tabrani menyambut baik pengembangan program tersebut. Menurutnya, pendidikan tenaga kesehatan tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan pelayanan di lapangan.

“Pendidikan dan pelayanan itu tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri. Harus bersama-sama. Pendidikan ada di universitas, sementara pelayanan ada di rumah sakit. Keduanya harus terintegrasi untuk melatih tenaga kesehatan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan,” kata Mirza.

Ia menilai pengembangan program profesi tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah hingga institusi pelayanan kesehatan. Kolaborasi diperlukan agar kompetensi yang diberikan kepada peserta didik tetap sesuai dengan kebutuhan pelayanan.

Selain menyiapkan tenaga profesional, pengembangan bidang Entomologi Kesehatan di USK juga berpotensi memperkuat kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus keilmuan tersebut berkaitan dengan pemahaman terhadap vektor penyakit serta faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kesehatan.

Dalam proses pengembangannya, USK perlu mempersiapkan sejumlah aspek pendukung, di antaranya sumber daya manusia, rasio dosen dan mahasiswa, standar pendidikan serta sarana dan prasarana.

Mekanisme penjaminan mutu dan akreditasi juga menjadi bagian yang perlu disiapkan. Pengembangan program tersebut juga akan diselaraskan dengan kebijakan pemerintah serta kebutuhan pelayanan kesehatan di tingkat nasional.

Dengan tahapan tersebut, pengembangan Pendidikan Profesi Entomologi Kesehatan diharapkan tidak hanya memperluas pilihan pendidikan profesi di USK, tetapi juga mendukung ketersediaan tenaga yang memiliki kompetensi khusus dalam bidang kesehatan berbasis vektor dan lingkungan.[CSA]

0 Komentar