Taruna Poltekpel Malahayati Asal Lhokseumawe Meninggal Saat Jalani Pendidikan

 

Foto | Ilustrasi taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Ladong, Aceh Besar, meninggal saat menjalani pendidikan.(kreasi AI AGN)

Banda Aceh.AGN – Seorang taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Ladong, Aceh Besar, Muhammad Rasya Fadhillah (18), meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Minggu (27/9/2026) sore.

Rasya diketahui merupakan warga Blang Mee Simpang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Kabar meninggalnya taruna tersebut kemudian beredar di tengah masyarakat dan menjadi perhatian karena Rasya diketahui sedang mengikuti rangkaian kegiatan pendidikan di Poltekpel Malahayati.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, Rasya sebelumnya disebut mengikuti tahapan orientasi studi dan pengenalan kampus (Ospek) yang berlangsung di lingkungan Poltekpel Malahayati. Namun, mengenai kondisi yang dialami Rasya hingga akhirnya mendapatkan perawatan medis, belum diperoleh penjelasan resmi secara rinci.

Informasi lain yang beredar menyebutkan Rasya sempat mengalami demam ketika mengikuti kegiatan tersebut. Ia kemudian disebut mendapat penanganan medis dan selanjutnya dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk menjalani perawatan.

Sumber juga mengatakan, adanya dugaan reaksi alergi terhadap obat yang dikonsumsi Rasya. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan dan belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit, Poltekpel Malahayati maupun pihak berwenang yang dapat memastikan penyebab meninggalnya korban.

Rasya akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu sore saat masih menjalani perawatan di RSUDZA. Kabar duka tersebut kemudian menyebar dan mendapat perhatian dari masyarakat, khususnya terkait kondisi yang dialami korban sebelum mendapat perawatan di rumah sakit.

Hingga berita ini ditulis, kronologi lengkap mengenai kondisi Rasya sebelum dirujuk ke RSUDZA serta penyebab meninggalnya belum diperoleh secara resmi. Karena itu, berbagai informasi yang beredar terkait penyebab kematian korban masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang berwenang.

Kabar meninggalnya Rasya menjadi perhatian karena peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang menjalani rangkaian pendidikan di lingkungan Poltekpel Malahayati. Namun, sampai adanya keterangan resmi, belum dapat disimpulkan adanya kaitan antara kegiatan pendidikan atau orientasi dengan penyebab meninggalnya korban.[REDAKSI]

0 Komentar