SMSI Aceh Anugerahi Dek Fadh Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh

Foto | Asisten Pemerintahan Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si., menerima penghargaan SMSI Aceh Awards 2026 mewakili Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam kategori “Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh” di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).(dok.Humas Pemerintah Aceh untuk AGN)

Sabang.AGN – Komitmen Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh dalam mendorong penguatan ekonomi syariah mendapat apresiasi melalui ajang SMSI Aceh Awards 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu malam (5/9/2026), Dek Fadh dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori “Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh” yang diberikan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh.

Penghargaan tersebut tidak diterima langsung oleh Dek Fadh karena berhalangan hadir. Penghargaan diserahkan kepada Asisten Pemerintahan Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si., yang hadir mewakili Wakil Gubernur Aceh dalam acara tersebut.

Selain menerima penghargaan, Syakir juga membacakan sambutan Dek Fadh yang berisi apresiasi kepada SMSI Aceh atas penghargaan tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menilai kontribusi media memiliki posisi penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

Menurut Dek Fadh, ekonomi syariah tidak cukup hanya dikembangkan sebagai konsep atau identitas Aceh. Potensi tersebut perlu diarahkan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

Karena itu, pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri halal, layanan keuangan berbasis syariah hingga penciptaan lapangan kerja dinilai perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan. Ruang ekonomi bagi generasi muda juga menjadi bagian penting dalam penguatan sektor tersebut.

Ia menilai upaya membangun ekosistem ekonomi syariah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah secara sendiri. Diperlukan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari ulama, pelaku usaha, lembaga perbankan, perguruan tinggi, masyarakat hingga media massa.

Dalam konteks pembangunan Aceh, Dek Fadh juga memberikan penghargaan terhadap kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan insan pers. Media disebut memiliki peran strategis dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

Selain menyampaikan informasi kepada publik, media juga dinilai memiliki fungsi dalam mengawal pelaksanaan kebijakan serta menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Peran tersebut diharapkan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan Aceh yang lebih terbuka dan partisipatif.

Pada kesempatan yang sama, SMSI Aceh turut memberikan penghargaan kepada Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman. Ia memperoleh SMSI Aceh Awards 2026 dalam kategori “Perempuan Tangguh Bencana” atas kiprah dan kepeduliannya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di Aceh.

Dek Fadh kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh tokoh dan pihak yang mendapatkan penghargaan dalam ajang tersebut. Ia berharap apresiasi yang diberikan SMSI Aceh dapat menjadi pemacu bagi para penerima untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Ucapan selamat juga disampaikan kepada jajaran Pengurus SMSI Aceh periode 2026–2031 yang baru dilantik. Dek Fadh berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dan terus menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi pembangunan Aceh.[CSA]

0 Komentar