![]() |
| Foto | Salah satu kuliner yang diminati wisatawan rujak Krueng Raya dengan panorama teluk Sabang.(dok.AGN) |
Sabang.AGN – Pariwisata masih menjadi salah satu sektor yang diandalkan untuk menggerakkan perekonomian Kota Sabang. Tingginya arus wisatawan yang datang ke Pulau Weh dinilai membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, mulai dari transportasi, penginapan, kuliner hingga usaha mikro dan ekonomi kreatif.
Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 270.971 kunjungan wisatawan ke Kota Sabang. Angka tersebut menunjukkan bahwa Sabang masih menjadi salah satu tujuan wisata yang memiliki daya tarik kuat, baik bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan dari luar daerah.
Memasuki 2026, geliat kunjungan wisata juga masih terlihat. Hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke Sabang telah mencapai 134.074 kunjungan. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga tren pertumbuhan sektor pariwisata hingga akhir tahun.
Bagi Kota Sabang, peningkatan jumlah wisatawan tidak semata-mata berkaitan dengan statistik kunjungan. Kehadiran wisatawan diharapkan memberikan efek berantai terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan pendapatan dari sektor jasa dan usaha yang berkaitan langsung dengan pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susetya, mengatakan pihaknya tetap berkomitmen meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. Pemerintah juga optimistis potensi pariwisata Sabang masih dapat dikembangkan lebih besar melalui berbagai strategi promosi dan kegiatan.
Menurut Harry, salah satu langkah yang terus didorong adalah menghadirkan berbagai kegiatan atau event yang mampu menarik wisatawan. Agenda tersebut tidak hanya menyasar kegiatan berskala lokal, tetapi juga event yang memiliki jangkauan lebih luas hingga tingkat nasional.
“Kami komit dan optimistis bisa menambah jumlah kunjungan. Berbagai cara akan dilakukan untuk mendatangkan wisatawan, salah satunya melalui event lokal dan nasional,” kata Harry, Selasa (8/9/2026).
Upaya mendatangkan lebih banyak wisatawan dinilai penting karena semakin lama wisatawan berada di Sabang, semakin besar pula peluang terjadinya transaksi di berbagai sektor usaha. Pengeluaran wisatawan dapat mengalir kepada pelaku transportasi, pemilik penginapan, restoran, pedagang, penyedia jasa wisata hingga pelaku UMKM.
Namun, besarnya jumlah kunjungan juga perlu diikuti dengan kemampuan daerah dalam mengubah aktivitas wisata menjadi manfaat ekonomi yang lebih luas. Karena itu, pengembangan destinasi, kualitas pelayanan, promosi, serta penyelenggaraan event menjadi bagian penting dalam menjaga agar wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga memiliki alasan untuk tinggal lebih lama dan kembali berkunjung.
Dengan capaian ratusan ribu kunjungan dalam dua tahun terakhir, sektor pariwisata memiliki ruang yang cukup besar untuk menjadi penggerak ekonomi Sabang. Tantangannya kini adalah bagaimana menjaga pertumbuhan wisatawan sekaligus memastikan dampak ekonominya semakin terasa bagi masyarakat setempat.
Penguatan pariwisata juga menjadi semakin relevan setelah sejumlah destinasi dan sektor wisata Sabang memperoleh pengakuan serta penghargaan. Momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi sekaligus memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh.
Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pariwisata berharap berbagai program dan event yang disiapkan ke depan mampu menjaga minat wisatawan. Dengan demikian, pertumbuhan kunjungan tidak berhenti pada angka statistik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.[DIKK]

0 Komentar