PLN ULP Sabang Jadwalkan Pemadaman Listrik 22-23 September, Ini Wilayah Terdampak

 

Foto | PLN ULP Sabang menjadwalkan pemadaman listrik sementara pada 22-23 September 2026 untuk pekerjaan perkuatan jaringan dan peningkatan keandalan kelistrikan.(dok.kreasi AI AGN)

Sabang.AGN – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sabang akan melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kota Sabang pada 22 hingga 23 September 2026.

Pemadaman tersebut dilakukan dalam rangka pekerjaan perkuatan keandalan jaringan listrik di wilayah kerja PLN ULP Sabang. Pekerjaan ini dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahapan dengan lokasi dan waktu pemadaman yang berbeda.

Manager PLN ULP Sabang, Boy Rakhmani, mengatakan pemadaman dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kota Sabang.

“Dalam upaya meningkatkan kehandalan kelistrikan Kota Sabang, akan dilakukan pemadaman dengan jadwal terlampir,” demikian keterangan Manager PLN ULP Sabang Boy Rakhmani.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan PLN ULP Sabang, pemadaman pertama berlangsung pada Selasa, 22 September 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Wilayah yang terdampak meliputi Bypass dan Kodim.

Selanjutnya pada hari yang sama, pemadaman kembali dijadwalkan pada pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, dengan wilayah terdampak mencakup Tanoh Buju dan Dapu Bata.

Sementara pada Rabu, 23 September 2026, pekerjaan jaringan dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Cakupan wilayah yang terdampak lebih luas, meliputi Putro Haloh, Putro Bungsu, Teupin Cirik, Ujung Sekundo, Kreung Raya, Payaseunara, Cot Klah, Waduk Payaseunara, Teupin Blang, Blanggarut, Cot Damar, Batee Shok, Alu Jaba, Pria Laot, Sirui, Panton, Gapang, Lhong Angen, Balik Gunung, Gua Sarang, Lam Nibong, Teupin Layeu, Kincir, Tugu Garuda, Radar dan KM Nol.

PLN ULP Sabang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Waktu pemadaman juga dapat berubah apabila terdapat kendala di lapangan.

Masyarakat diimbau memperhatikan keselamatan ketenagalistrikan selama pekerjaan berlangsung. PLN mengingatkan warga agar tidak mendirikan bangunan, tiang antena maupun memasang baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman yang dianjurkan adalah minimal tiga meter dari jaringan listrik.

Selain itu, masyarakat diminta tidak bermain layang-layang di bawah atau di sekitar jaringan listrik. Warga juga diingatkan agar tidak melakukan penebangan pohon atau kegiatan lain yang berdekatan dengan jaringan listrik tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan petugas PLN.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi kelistrikan maupun jadwal pekerjaan, masyarakat dapat menghubungi PLN 123 atau menggunakan aplikasi PLN Mobile.[PIM]

0 Komentar