Pelatih Senior Asal Sabang Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Panjang di Sepak Bola Nasional

 

Foto | Iwan Setiawan (kiri), salah satu putra daerah asal Kota Sabang yang memiliki perjalanan panjang di dunia kepelatihan sepak bola nasional.(dok.pribadi untuk AGN)

Sabang.AGN — Kabar duka menyelimuti sepak bola Indonesia. Iwan Setiawan, pelatih senior asal Kota Sabang yang telah lama berkiprah di kompetisi sepak bola nasional, meninggal dunia pada Kamis (3/9/2026).

Kabar wafatnya pelatih berlisensi AFC Pro tersebut disampaikan rekan sesama pelatih, Rudy Eka Priyambada, melalui unggahan di media sosial. Kepergian Iwan tidak hanya menjadi kehilangan bagi lingkungan sepak bola nasional, tetapi juga bagi masyarakat Sabang yang mengenalnya sebagai salah satu putra daerah yang mampu menembus panggung sepak bola profesional Indonesia.

Ungkapan duka juga datang dari Wakil Ketua DPRK Sabang, Albina Arrahman. Melalui akun media sosialnya, Albina mengenang sosok Iwan sebagai tokoh sepak bola nasional yang berasal dari Sabang, Aceh.

“Allahummaghfirlahu. Selamat jalan Bang Iwan Setiawan, tokoh sepak bola nasional asal Sabang, Aceh. Semoga diampuni segala dosa dan diterima amal solehnya,” tulis Albina dalam unggahannya.

Dalam pesan tersebut, Albina turut menyebut kediaman Iwan berada di kawasan Tangerang Selatan. Ungkapan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap sosok yang selama bertahun-tahun mendedikasikan dirinya dalam dunia kepelatihan sepak bola.

Iwan Setiawan memiliki rekam perjalanan yang panjang di dunia kepelatihan. Kariernya sebagai pelatih telah dimulai sejak 1997 dan terus berkembang hingga dipercaya menangani sejumlah klub yang berkompetisi di level nasional.

Sejumlah klub yang pernah berada di bawah arahannya antara lain Persija Jakarta, PSMS Medan, Persela Lamongan, Borneo FC, Persebaya Surabaya hingga Persibo Bojonegoro. Pengalaman menangani berbagai tim tersebut membuat namanya cukup dikenal dalam lingkungan sepak bola profesional Tanah Air.

Salah satu catatan penting dalam karier Iwan tercipta ketika ia menangani Borneo FC. Pada musim 2013/2014, ia berhasil membawa klub tersebut menjadi juara Divisi Utama sekaligus mengantarkan tim promosi ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Selain menangani klub, Iwan juga pernah dipercaya menangani tim nasional kelompok umur. Pengalaman tersebut menambah panjang rekam jejaknya sebagai pelatih yang menghabiskan sebagian besar perjalanan profesionalnya di lapangan sepak bola.

Meski lebih banyak beraktivitas di level nasional, hubungan Iwan dengan daerah asalnya tidak pernah terputus. Ia pernah menangani Persas Sabang dan turut memberikan pengalaman serta pengetahuan kepelatihan kepada perkembangan sepak bola di daerah.

Dalam perjalanan terakhir kariernya, Iwan masih aktif menangani klub profesional. Pada musim kompetisi 2025/2026, namanya tercatat sebagai pelatih Sriwijaya FC. Sebelumnya, ia juga sempat dipercaya menangani Persema Malang pada awal 2026.

Kepergian Iwan Setiawan menutup perjalanan panjang seorang pelatih yang telah mengabdikan hampir tiga dekade untuk sepak bola. Kiprahnya tidak hanya tercatat melalui klub-klub yang pernah dilatih, tetapi juga melalui kontribusinya dalam membina pemain dan mengembangkan sepak bola di berbagai daerah.

Bagi Kota Sabang, sosok Iwan menjadi salah satu putra daerah yang berhasil membawa nama daerah ke tingkat nasional. Perjalanan kariernya menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat Sabang sekaligus menjadi bagian dari sejarah sepak bola daerah.

Wafatnya Iwan Setiawan pun meninggalkan duka mendalam bagi insan sepak bola Indonesia. Jejak panjangnya sebagai pelatih senior diharapkan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan sepak bola profesional Tanah Air.[DIKK]

0 Komentar