Kapal Cepat Lebih Singkat, Ferry Lebih Hemat: Ini Perbandingan Tarif ke Sabang

Foto | Kapal cepat Express Bahari dan Kapal ferry melayani penyeberangan penumpang dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju Pelabuhan Balohan, Sabang.(dok.kreasi AI AGN)

Banda Aceh.AGN – Penumpang yang hendak menyeberang dari Banda Aceh menuju Sabang memiliki dua pilihan moda transportasi laut, yakni kapal cepat dan kapal ferry. Keduanya menawarkan kelebihan berbeda, baik dari sisi tarif, waktu perjalanan maupun fasilitas angkutan kendaraan.

Bagi penumpang yang mengutamakan waktu, kapal cepat Express Bahari menjadi pilihan dengan durasi perjalanan sekitar 45 menit hingga satu jam dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan. Waktu tempuh yang lebih singkat tersebut sebanding dengan tarif tiket yang lebih tinggi dibandingkan kapal ferry.

Untuk kelas VIP, tarif kapal cepat ditetapkan Rp125.000 bagi penumpang dewasa dan Rp110.000 untuk anak-anak. Sementara kelas eksekutif dikenakan Rp100.000 untuk dewasa dan Rp85.000 bagi anak-anak. Adapun tarif untuk bayi sebesar Rp15.000.

Pemegang KTP Sabang mendapat tarif khusus yang lebih rendah. Penumpang dewasa dikenakan biaya Rp65.000, sedangkan anak-anak membayar Rp55.000. Tarif tersebut menjadi salah satu pilihan bagi warga Sabang yang rutin menggunakan layanan penyeberangan.

Meski lebih cepat, kapal Express Bahari tidak menyediakan layanan pengangkutan kendaraan. Penumpang yang ingin membawa sepeda motor maupun mobil harus menggunakan kapal ferry karena moda tersebut dapat mengangkut penumpang sekaligus kendaraan.

Dari sisi biaya perjalanan, ferry menawarkan tarif penumpang yang lebih terjangkau. Tiket untuk penumpang dewasa sebesar Rp35.000. Sementara sepeda motor dikenakan tarif Rp68.000 dan sudah termasuk satu orang pengendara. Untuk kendaraan pribadi, tarifnya Rp457.000 dengan ketentuan maksimal lima penumpang.

Pemesanan tiket kapal ferry dilakukan secara daring melalui aplikasi Ferizy. Penumpang yang membawa kendaraan juga perlu memperhitungkan waktu kedatangan di Pelabuhan Ulee Lheue karena terdapat tahapan pemeriksaan tiket dan identitas sebelum kendaraan masuk untuk dimuat ke kapal.

Selain mempertimbangkan tarif dan lama perjalanan, calon penumpang juga perlu memperhatikan kondisi cuaca serta situasi operasional di perairan. Perubahan kondisi tersebut dapat memengaruhi jadwal maupun kapal yang melayani penyeberangan, sehingga informasi keberangkatan sebaiknya dicek kembali sebelum menuju pelabuhan.

Dengan pilihan tersebut, kapal cepat dapat menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin tiba lebih singkat di Sabang. Sementara ferry lebih sesuai bagi penumpang yang mengutamakan biaya perjalanan lebih hemat atau membutuhkan layanan untuk membawa kendaraan.[ARD]

0 Komentar