
Foto | Polres Sabang beri penjelasan kepada keluarga Ho Wee Han, pencarian kembali dilanjutkan.(dok.AGN)
Sabang.AGN – Keluarga Ho Wee Han, wisatawan asal Malaysia yang dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Shark Plateau, kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, kini berada di Sabang untuk mengikuti perkembangan pencarian.
Dua adik korban tiba di Kota Sabang pada Sabtu (12/9/2026) malam setelah menempuh perjalanan dari Malaysia menuju Banda Aceh melalui jalur udara. Dari Banda Aceh, keduanya kemudian melanjutkan perjalanan ke Sabang menggunakan kapal dengan bantuan pihak pemandu dan pengelola Iboih Dive Center.
Setibanya di Sabang sekitar pukul 19.30 WIB, pihak keluarga selanjutnya mendapat penjelasan dari Polres Sabang mengenai kejadian yang menimpa Ho Wee Han serta berbagai langkah yang telah dilakukan tim gabungan dalam mencari keberadaan korban.
Kapolsek Sukakarya, Ipda Hairul Saleh Ritonga, SH mengatakan, penjelasan tersebut diberikan agar keluarga memperoleh informasi secara langsung mengenai kronologi kejadian sekaligus perkembangan operasi pencarian.
“Pihak keluarga sudah tiba di Sabang dan kami menyampaikan informasi terkait kronologi kejadian serta perkembangan pencarian korban,” kata Hairul, Minggu (13/9/2026).
Pertemuan dengan pihak keluarga berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam kesempatan itu, kepolisian memaparkan rangkaian peristiwa sejak korban melakukan aktivitas penyelaman di kawasan Iboih hingga akhirnya dinyatakan hilang.
Polres Sabang juga menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan bersama unsur terkait. Penanganan tersebut mencakup koordinasi antarpihak, pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi serta penyisiran dan pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.
Memasuki hari ketiga pencarian, upaya pencarian kembali dilakukan sejak pagi. Hairul menyebut pihak kepolisian bersama masyarakat turun melakukan penyelaman setelah hasil rapat pada malam sebelumnya.
“Hari ini jam 08.00 WIB, kita sama masyarakat turun lagi melakukan penyelaman, sesuai hasil rapat tadi malam,” katanya.
Komunikasi dengan keluarga korban, kata Hairul, akan terus dijaga selama proses pencarian berlangsung. Setiap perkembangan terkait penanganan maupun upaya menemukan korban akan disampaikan kepada pihak keluarga.
Ho Wee Han, 49 tahun, sebelumnya dilaporkan hilang ketika melakukan penyelaman bersama tiga penyelam lainnya di sekitar Pulau Seulako, Jumat (11/9/2026). Rombongan tersebut melakukan penyelaman hingga kedalaman sekitar 44,5 meter dengan pendampingan pemandu selam dari Iboih Dive Center.
Sesaat setelah korban diketahui tidak kembali, pencarian awal dilakukan oleh pemandu, sesama penyelam dan tour guide. Upaya tersebut kemudian berkembang menjadi operasi SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, Polres Sabang, TNI, Panglima Laot, penyelam, nelayan serta masyarakat.
Pada hari kedua, tim SAR gabungan turut mengerahkan satu unit sea rider untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Operasi pencarian selanjutnya direncanakan diperkuat dengan penyelaman serta melibatkan rescuer dari Kantor SAR Banda Aceh.
Hingga pencarian hari kedua ditutup, keberadaan Ho Wee Han masih belum ditemukan. Tim gabungan akan kembali melanjutkan operasi dengan mengoptimalkan penyisiran di permukaan sekaligus memperluas pencarian bawah laut di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang.[DIKK]
0 Komentar