![]() |
| Foto | Ketua DPRK Sabang Magdalaina memimpin Rapat Paripurna ke-11 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 dengan agenda pembahasan Perubahan APBK 2026.(dok.AGN) |
Sabang.AGN — Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang menyetujui Rancangan Qanun tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Sabang Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
Persetujuan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna ke-11 DPRK Sabang Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026, Selasa, 29 September 2026. Agenda utama rapat meliputi penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRK, pendapat akhir Wali Kota Sabang, serta penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara DPRK dan Pemerintah Kota Sabang.
Ketua DPRK Sabang Magdalaina, yang memimpin rapat, menyampaikan bahwa penyampaian pendapat akhir fraksi merupakan salah satu tahapan penting sebelum rancangan perubahan APBK disepakati bersama.
Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi DPRK Sabang diberikan kesempatan menyampaikan pandangan akhirnya terhadap Rancangan Qanun tentang Perubahan APBK Tahun Anggaran 2026. Dokumen skenario mencatat adanya penyampaian pendapat akhir dari Fraksi Aceh Demokrat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta Fraksi Amanat Bulan Bintang Berkarya (ABBB).
Setelah seluruh fraksi menyampaikan pendapat akhir, pimpinan rapat menyampaikan bahwa secara prinsip ketiga fraksi DPRK Sabang dapat menerima dan menyepakati Rancangan Qanun tentang Perubahan APBK Sabang Tahun Anggaran 2026 untuk dituangkan dalam berita acara persetujuan bersama antara DPRK Sabang dan Pemerintah Kota Sabang.
Persetujuan tersebut kemudian dikonfirmasi melalui mekanisme rapat. Pimpinan DPRK menanyakan kepada anggota dewan apakah rancangan qanun tentang Perubahan APBK Sabang Tahun Anggaran 2026 dapat disepakati. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan dalam rapat paripurna.
Selanjutnya, Rancangan Qanun tentang Perubahan APBK Sabang Tahun Anggaran 2026 disampaikan kepada Pemerintah Kota Sabang untuk tahapan berikutnya, termasuk evaluasi oleh Gubernur Aceh sesuai ketentuan yang berlaku.
Wali Kota Sabang kemudian menyampaikan pendapat akhir sebelum dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRK Sabang dan Pemerintah Kota Sabang terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBK Tahun Anggaran 2026.
Sekretaris DPRK Sabang Luthfi Muhammad Jamil, SE tercantum sebagai sekretaris rapat dalam dokumen resmi Rapat Paripurna ke-11 tersebut. Pencantuman tersebut sekaligus menjadi bagian dari administrasi pelaksanaan rapat yang membahas persetujuan Perubahan APBK Sabang 2026.
Dengan ditandatanganinya berita acara persetujuan bersama, rangkaian Rapat Paripurna ke-11 DPRK Sabang Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 dinyatakan selesai. Agenda berikutnya dalam skenario DPRK adalah penutupan Masa Sidang III melalui Rapat Paripurna ke-12.
Persetujuan Perubahan APBK 2026 tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus pengelolaan anggaran daerah Kota Sabang, sebelum rancangan qanun menjalani proses evaluasi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.[PIM]

0 Komentar