Direktur Poltekpel Malahayati Pastikan Tak Ada Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Foto | Direktur Poltekpel Malahayati Aceh, Andi Fiardi, memberikan keterangan kepada awak media terkait meninggalnya seorang taruna.(dok.AGN)

Banda Aceh.AGN – Direktur Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh, Andi Fiardi, memastikan pihaknya tidak menemukan bukti yang menunjukkan adanya tindakan kekerasan terhadap taruna yang meninggal dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Fiardi kepada awak media saat memberikan penjelasan terkait kondisi taruna yang meninggal dunia dan menjadi perhatian publik. Ia menyebut, pihak Poltekpel telah menyampaikan informasi resmi mengenai persoalan tersebut.

Menurut Andi, kondisi memar yang ditemukan pada tubuh almarhum belum dapat langsung dikaitkan dengan tindak kekerasan. Ia menegaskan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa memar tersebut merupakan akibat kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan Poltekpel Malahayati.

“Sementara tidak ada membuktikan bahwa memar-memar karena tindak kekerasan,” kata Andi Fiardi kepada awak media, Rabu (30/9/2026).

Ia mengatakan, informasi mengenai perkembangan kasus tersebut juga telah disampaikan melalui keterangan resmi. Sementara dari informasi yang didengarnya terkait hasil awal penyelidikan kepolisian, masih terdapat kemungkinan adanya faktor lain yang berkaitan dengan kondisi almarhum.

Namun, Andi tidak ingin mengambil kesimpulan mengenai penyebab meninggalnya taruna tersebut. Menurutnya, persoalan tersebut merupakan ranah penyidik dan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian dapat disampaikan oleh pihak kepolisian.

“Nanti itu mungkin Polresta bisa jelaskan,” ujarnya.

Di sisi lain, Andi menegaskan pihak Poltekpel Malahayati meyakini tidak terdapat kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan pengetahuan dan kondisi yang diketahui pihaknya sejauh ini.

“Kalau kami menganggap bahwa, ya, sementara kami yakini dan kami pastikan tidak ada kekerasan itu terjadi di sekolah,” tegasnya.

Andi juga menyerahkan proses penyelidikan mengenai penyebab kematian sepenuhnya kepada pihak berwenang. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian nantinya diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas mengenai kondisi yang dialami almarhum sebelum meninggal dunia.

Pihak Poltekpel Malahayati, kata Andi, tetap menghormati proses yang sedang berjalan. Untuk memastikan penyebab kematian secara menyeluruh, pihaknya menunggu penjelasan resmi dari aparat kepolisian berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan.[DIKK]

0 Komentar