.jpeg)
Foto | Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam meninjau stan Kota Sabang pada Indonesia Fest 2026 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.(dok.AGN)
Banda Aceh.AGN – Pemerintah Kota Sabang membawa sejumlah potensi daerah ke tengah masyarakat melalui keikutsertaan dalam Indonesia Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.
Festival yang digelar Kodam Iskandar Muda tersebut menjadi ruang bagi Sabang untuk memperkenalkan produk lokal, kuliner, serta hasil kreativitas masyarakat melalui stan yang disiapkan selama kegiatan berlangsung.
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam hadir pada pembukaan kegiatan sekaligus melihat langsung stan yang membawa nama Kota Sabang. Ia meninjau berbagai produk yang ditampilkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah di luar sektor pariwisata.
Indonesia Fest 2026 dibuka Pangdam Iskandar Muda Mayjen Joko Hadi Susilo. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan diikuti pemerintah kabupaten/kota dari berbagai daerah di Aceh.
Zulkifli mengatakan, keikutsertaan Sabang dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas jangkauan promosi produk daerah. Menurutnya, potensi yang dimiliki Sabang cukup beragam dan tidak hanya berkaitan dengan destinasi wisata.
“Ini menjadi kesempatan bagi Sabang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Kita ingin Sabang dikenal bukan hanya karena pariwisatanya, tetapi juga karena produk dan kreativitas masyarakatnya,” kata Zulkifli, Jumat (25/9) malam.
Ia menyebutkan, keberadaan stan Sabang juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada pengunjung. Interaksi tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi terbukanya pasar baru bagi produk UMKM lokal.
“Kita bawa kuliner, produk UMKM, dan ekonomi kreatif Sabang ke sini supaya semakin banyak yang mengenal. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa membuka peluang baru bagi pelaku usaha kita,” ujarnya.
Indonesia Fest 2026 berlangsung selama tujuh hari, mulai 24 hingga 30 September 2026. Selain Sabang, sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Aceh turut mengambil bagian dengan menampilkan kekhasan serta produk unggulan masing-masing daerah.
Melalui keikutsertaan tersebut, Pemko Sabang berharap promosi produk lokal dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus memberi kesempatan kepada pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan hasil usahanya secara langsung.[CSA]
0 Komentar