
Foto | Ilustrasi aktivitas masyarakat di salah satu gampong di Aceh yang menjadi sasaran pemanfaatan dana desa.(dok.kreasi AI AGN)
Banda Aceh.AGN – Penyaluran dana desa reguler di Provinsi Aceh hingga 7 September 2026 telah mencapai sekitar Rp1,61 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 90,93 persen dari total alokasi dana desa Aceh tahun anggaran 2026 yang mencapai Rp1,78 triliun.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Iskandar, menyampaikan perkembangan tersebut di Banda Aceh, Senin. Ia mengatakan penyaluran dana desa terus bergerak dan sebagian besar gampong telah menerima anggaran tersebut.
Pada tahap pertama, seluruh 6.497 gampong di Aceh telah menerima dana desa dengan total sekitar Rp753,6 miliar. Angka tersebut setara 42,31 persen dari keseluruhan alokasi dana desa Aceh tahun ini.
Sementara itu, penyaluran tahap kedua telah mencapai sekitar Rp866 miliar. Namun, tahap tersebut baru diterima oleh 5.494 gampong atau sekitar 84,56 persen dari jumlah keseluruhan gampong di Aceh.
DPMG Aceh mencatat terdapat 12 kabupaten/kota yang seluruh gampongnya telah menerima dana desa untuk tahap pertama dan kedua. Daerah tersebut antara lain Sabang, Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Timur dan sejumlah daerah lainnya.
Dana desa tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat gampong. Di antaranya bantuan langsung tunai, ketahanan pangan, kesehatan, program perubahan iklim, teknologi informasi, kegiatan padat karya serta dukungan terhadap program prioritas lainnya.
DPMG Aceh masih mendorong 1.003 gampong yang belum menerima dana desa tahap kedua agar segera menyelesaikan proses administrasi pencairan. Percepatan tersebut dinilai penting agar anggaran tidak berhenti di tingkat administrasi, tetapi segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pemerintah Aceh juga mengingatkan aparatur gampong agar dana yang telah diterima dikelola secara terbuka dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Penggunaan anggaran diharapkan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi pembangunan dan kebutuhan masyarakat di masing-masing gampong.[DIKK]
0 Komentar