
Foto | Ilustrasi prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya untuk periode 10-11 September 2026 yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Kondisi cuaca di wilayah Kota Sabang dan perairan Sabang-Banda Aceh diprakirakan cukup beragam pada Kamis, 10 September 2026. Masyarakat yang beraktivitas di laut diminta tetap memperhatikan perkembangan cuaca, terutama karena tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
Informasi tersebut berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang. Untuk wilayah Kota Sabang dan sekitarnya, kondisi cuaca diprakirakan mulai berawan tebal pada pagi hari, kemudian berawan hingga cerah berawan pada sebagian besar periode berikutnya.
Prakiraan berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada 10 September hingga pukul 07.00 WIB pada 11 September 2026. Sejumlah wilayah seperti Sukajaya, Sukakarya dan Sukamakmue diprakirakan mengalami pola cuaca yang relatif serupa, dengan kondisi cerah berawan mendominasi mulai siang hingga malam.
Sementara itu, kondisi laut di perairan Sabang-Banda Aceh diprakirakan mengalami pasang surut pada beberapa waktu. Pasang surut pertama terjadi sekitar pukul 01.00-02.00 WIB dengan ketinggian 0,5 meter, kemudian air laut naik sekitar pukul 07.00-09.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,6 meter.
Pasang surut berikutnya diprakirakan berlangsung sekitar pukul 14.00-16.00 WIB dengan ketinggian 0,3 meter. Setelah itu, pasang kembali diprakirakan terjadi pada pukul 20.00-22.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,3 meter.
Untuk kondisi angin, Stasiun Meteorologi Maimun Saleh memperkirakan angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan sekitar 15-20 knot. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian bagi pengguna transportasi laut, khususnya nelayan, operator kapal maupun masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melalui perairan.
Tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kategori sedang, yakni sekitar 1,25-2,5 meter. Karena itu, masyarakat yang melakukan kegiatan di laut disarankan meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi terkini di lapangan.
Bagi wisatawan yang hendak menikmati kawasan pesisir dan laut Sabang, kondisi cuaca tetap perlu menjadi perhatian meskipun prakiraan di daratan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Perubahan kondisi angin dan gelombang dapat memengaruhi keamanan aktivitas wisata bahari.
Selain itu, masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG sebelum melakukan perjalanan laut. Informasi terbaru penting diperhatikan untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer maupun perairan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.[ARD]
0 Komentar