
Foto | Prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya untuk periode 25–26 September 2026 yang dirilis Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN — Kondisi cuaca di wilayah Kota Sabang dan sekitarnya diprakirakan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan pada Jumat, 25 September 2026. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi pada dini hari di sejumlah wilayah.
Prakiraan tersebut dikeluarkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang untuk periode 25 September pukul 07.00 WIB hingga 26 September 2026 pukul 07.00 WIB. Informasi ini mencakup sejumlah wilayah di Kota Sabang, termasuk Sukajaya, Sukakarya dan Sukamakmue.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan kondisi cuaca secara umum masih relatif berawan dengan peluang perubahan kondisi pada waktu-waktu tertentu.
“Berdasarkan prakiraan yang kami keluarkan, cuaca di wilayah Sabang dan sekitarnya pada 25 September umumnya berawan hingga cerah berawan. Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi pada sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Teguh.
Dari prakiraan per jam, wilayah Sukajaya, Sukakarya dan Sukamakmue diprediksi mengalami cuaca berawan pada pukul 07.00 WIB. Kondisi kemudian berubah menjadi cerah berawan pada pagi hingga sore hari, sebelum kembali berawan pada malam hari.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif antara 65 sampai 90 persen. Kecepatan angin diprakirakan sekitar 10 kilometer per jam untuk wilayah daratan Sabang.
Selain kondisi daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di laut agar memperhatikan kondisi gelombang. Prakiraan perairan Sabang-Banda Aceh menunjukkan gelombang berada pada kategori sedang dengan ketinggian sekitar 1,25 hingga 2,5 meter.
Untuk arah angin di wilayah perairan, angin diprakirakan bergerak dari sektor barat daya hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 5–15 knot. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan, operator kapal maupun masyarakat yang melakukan aktivitas wisata bahari.
Teguh mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut dan nelayan, untuk tetap memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Kondisi laut dapat berubah sehingga informasi terbaru dari BMKG perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan aktivitas pelayaran.
Sementara itu, pasang surut pada 25 September diprakirakan terjadi empat kali. Air laut surut sekitar pukul 02.00–03.00 WIB dengan ketinggian 0,6 meter, kemudian pasang pada 08.00–09.00 WIB mencapai 1,4 meter.
Pasang berikutnya terjadi pada 20.00–21.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,4 meter, sedangkan surut kembali diprakirakan sekitar 14.00–15.00 WIB dengan ketinggian 0,4 meter.
BMKG Sabang mengingatkan informasi tersebut merupakan prakiraan dan kondisi aktual di lapangan dapat mengalami perubahan. Masyarakat diharapkan terus mengikuti pembaruan informasi cuaca, terutama ketika hendak melakukan perjalanan laut maupun kegiatan di kawasan pesisir.[ARD]
0 Komentar